Batu Akik Pancawarna, Motif Khas Sawahan Ponjong

oleh -
iklan dispar
Bahan akik pancawarna yang diolah Gunadi Sawahan Ponjong
Bahan akik pancawarna yang diolah Sularno Sawahan Ponjong. Foto: Hari.

PONJONG,(KH)–Sularno yang lebih akrab disapa Suleh, warga Padukuhan Plarung RT02/RW13 Desa Sawahan Ponjong adalah penemu batu mulia panca warna khas Sawahan. Ia salah satu pengrajin yang baru menekuni kerajinan batu mulia sejak 1 bulan yang lalu.

Berawal dari penasaran, Sularno mengikuti jejak pengrajin batu mulia lainnya. Dengan modal seadanya serta peralatan sederhana, Sularno mulai merintis usahanya khusus mengolah batu mulia pancawarna.

“Karena semakin rame orang cari batu. Daripada saya jual bahan mentah, mending saya belajar, biar bisa berkembang,” ungkap Sularno. Jum’at (6/3/15).

Sularno mengatakan, ia masih terkendala dalam pemasaran. Karena masih baru, jadi belum begitu banyak diketahui orang lain.

Batu pancawarna termasuk jenis batu akik unik, sudah melegenda sebagai batu yang dianggap memiliki tuah. Menurutnya, khasiat batu pancawarna dipercaya sebagian kalangan mampu meningkatkan kharisma dan kewibawaan. Pengertian pancawarna berarti lima warna, karena batu ini mengeluarkan corak beragam warna seperti merah, hijau, coklat, biru, putih, dan lainnya.

Terlepas dari kepercayaan adanya daya magis yang tersimpan di dalamnya, jenis batu ini memang tergolong unik dan sangat menarik, sehingga sering menjadi buruan banyak penghobi atau kolektor. Potensi inilah yang memicu Sularno menekuni batu pancawarna.

Ditemui ditempat yang berbeda, Bambang Herianto, Ketua Pelaksana Pembangunan gedung Galeri Batu Mulia mengatakan, penemuan batu pancawarna oleh Sularno akan dipatenkan melalalui badan hukum serta sudah didaftarkan ke notaris KLPK Batu dengan nama KLPK Pinayungan.

Sularno berharap, ke depannya bisa mendapat bantuan modal untuk melengkapi peralatan yang ada, supaya jumlah produksi naik sehingga ikut terangkat perekonomiannya dengan batu pancawarna. (Hari)

Komentar

Komentar