Bangun Pasar Semin Telan Dana Miliaran Rupiah

oleh -
kadhung tresno

SEMIN, kabarhandayani.– Wajah sumringah datang dari para pedagang di Pasar Tradisonal Semin Gunungkidul. Pasalnya sebentar lagi Pemerintah Daerah Gunungkidul akan kembali membangun pasar tersebut yang terbakar 31 Desember 2013 silam.

Sumirah (41) warga Keringan Wetan, Semin mengatakan pasca terbakarnya pasar hingga 6 bulan ini, keadaan perekonomian di pasar tersebut memang belum kembali seperti semula.  Mereka menyebutnya, Pasar Semin hingga kini belum bisa diandalkan seperti dulu lagi.

“Pasca terbakar pendapatan kita merosot tajam,” kata Sumirah salah seorang pedagang bekakas dapur yang terbuat dari anyaman bambu, Kamis (10/7/2014).

Ibu tiga orang putra ini menambahkan, lonjakan pengunjung pasca terbakarnya Pasar Semin, hanya terjadi pada pasaran  Pon, di luar hari pasaran, pedagang banyak yang memilih menghabiskan waktunya bercocok tanam di ladang masing-masing.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindgkop dan ESDM, Sumaryadi Jumat (11/7/2014) mengatakan pembangunan Pasar Semin akan segera dilaksanakan menggunakan dana APBN Tugas Pembantuan dan Dana Alokasi Khusus DIY senilai Rp 5 miliar.

“Untuk tahap pertama sudah rehap kios sudah dilakukan dengan dana DAK DIY sebesar Rp 1,5 miliar, sementara dana Tugas Pembantuan masih menunggu Daftar Penggunaan Anggaran,” katanya.

Sementara untuk membangun kios depan, lanjut Sumaryadi, pembangunan Pasar Semin kini mendapat kucuran dana dari APBN senilai Rp 3,5 Miliar, tetapi hingga kini pihaknya menegaskan dana tersebut belum turun sehingga pembangunannya belum dilaksanakan.

Proses pengerjaan pembangunan Pasar Semin , kata Sumaryadi akan melalui tender LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik) yang membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan, belum jika ada sanggahan dari peserta lelang maka dipastikan akan mundur. “Jika tidak segera cair kita kawatir pembangunan tidak akan selesai,” pungkasnya. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar