Babe, Paslon PDIP Gunungkidul Menjadi Pendaftar Pertama Ke KPUD

oleh -
Kirab pendaftaran Babe ke KPUD Wonosari. (KH)
kadhung tresno

GUNUNGKIDUL, (KH),– Mengenakan batik cokelat, Bambang Wisnu Handoyo dan Benyamin Sudarmadi datang ke KPUD Gunungkidul, Jumat (4/9/2020). Kedatangan mereka yang diiringi pasukan bregodo hendak mendatar sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati peserta Pilkada 2020.

Pasangan yang dikenalkan dengan nama akronim Babe ini menjadi pendaftar pertama ke KPUD mendahului paslon lain. Partai dengan 10 kursi di legislatif ini mantap mendaftar di hari pertama sesuai jadwal yang ditentukan.

Kedatangan Bambang-Benyamin didampingi Ketua DPC PDIP, Endah Subekti Kuntariningsih, segenap pengurus dan tim pemenangan.

“Kami memilih hari jumat, hari yang baik, hari yang mustajab untuk berdoa. Harapan kami hari ini merupakan hari yang penuh berkah bagi masyarakat Gunungkidul dan bagi PDI Perjuangan serta untuk BABE,” papar Endah.

Menurutnya, memilih hari pertama pendaftaran karena memang sudah siap baik secara administrasi maupun moril dan materiil, sehingga lebih cepat lebih baik.

“Selain itu hal ini merupakan instruksi dari DPP PDI Perjuangan yakni agar serentak mendaftar hari ini. Kami mengajak mulai hari ini dan seterusnya sampai 9 Desember 2020 seluruh kader partai, relawan dan masyarakat Gunungkidul untuk bersama-sama ikut serta memenangkan pasangan BABE,” ajak Endah.

Dalam teknis pendaftaran, KPU menerapkan aturan pembatasan jumlah orang yang dapat masuk ke ruangan pendaftaran. Setelah melalui sejumlah tahapan protokol kesehatan, Komisioner KPU menerima dan mengecek berkas pendaftaran yang dibawa pasangan calon, Ketua DPC serta LO.

“Berkas pendaftaran Bambang Wisnu Handoyo – Benyamin Sudarmadi lengkap. Surat pencalonan beserta persetujuan dari DPP serta lampiran terpenuhi,” kata Ketua KPUD Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani usai menerima pendaftaran Babe.

Selanjutnya, KPUD akan melakukan proses verifikasi administrasi dokumen. Prosesnya akan berlangsung pada 6-12 September mendatang. Sebelumnya verifikasi dilakukan, seluruh dokumen akan langsung diunggah ke situs resmi KPU Gunungkidul.

“Tujuannya agar direspon dan ditanggapi langsung oleh masyarakat,” tukas Hani. (Kandar)

Komentar

Komentar