Ada Penyekatan, Pedagang Pasar Hewan Siyono Banyak yang Tertahan

oleh -
wabup gunungkidul
Wabup Gunungkidul, Heri Susanto menyampaikan imbauan. (istimewa)

PLAYEN, (KH),– Banyak pedagang hewan dan pengunjung pasar hewan Siyono Harjo tertahan di ruas-ruas jalan menuju pasar, Rabu (7/7/2021). Mereka tak bisa masuk lantaran ada penyekatan yang dilakukan petugas kepolisian, dan beberapa satuan yang lain.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya melakukan penyekatan di empat titik masuk yakni simpang 3 Loganedng, simpang 3 Masjid Nurul Hadi, Logandeng, Simpang 4 Piyaman, dan simpang 4 Kemorosari.

“Yang akan masuk ke kawasan pasar hewan Siyono Harjo harus menunjukkan surat rapid antigen negatif atau surat negatif covid-19,” kata dia.

Sebagian besar pedagang hanya mampu menunjukkan surat vaksin. Akibat tidak bisa menunjukkan surat bebas COVID-19 atau Surat Keterangan Rapid Antigen negatif banyak pedagang yang di suruh putar balik.

Selain sebagian memilih pulang, beberapa pedagang ada yang melakukan transaksi di ruas jalan menuju pasar.

Banyak pedagang dan pengunjung pasar kecewa dengan adanya kebijakan tersebut. Salah satu pedagang, Supriyono mengaku dengan adanya penyekatan atau pembatasan sangat berdampak pada aktivitas jual-beli hewan ternak.

“Harga jelas turun. Banyak pedagang dan pembeli terhalang tidak bida masuk,” ujarnya. Dia beharap kebijakan penyekatan tersebut dapat dilonggarkan.

Bertujuan memberikan pemahaman, Waki Bupati Gunungkidul, Heri Susanto masuk ke dalam kawasan pasar lantas menyampaikan imbauan.

“Pemerintah paham momentum Idul Adha sangat ditunggu, namun situasi panmdemi COVID-19 semakin hari semakin menghkhawatirkan. Bersamaan PPKM Darurat Jawa Bali kami senantiasa menghimbau kepada seluruh warga masyarakat termasuk pengunjung pasar hewan agar menjaga protokol kesehatan,” pinta Heri.

Pihaknya mengungkapkan, bagi pedagang hewan yang berasal dari luar Gunungkidul, kedepan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) akan dilakukan rapid test.

Penyekatan dan pemberian tindakan rapid test bagi pedagang luar daerah tersebut semata-mata untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

Pihaknya meminta para pedagang memaklumi dan mengerti segenap kebijakan pemerintah. Sebab, semua kebijakan dilakukan agar pandemic yang telah berlangsung satu tahun lebih segera berakhir.

“Mohon dukungan dan kerjasamanya agar semua taap Protokol Kesehatan,” pinta Wabup lagi. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar