YAKKUM Berencana Bangun Taman Lansia Terpadu ‘Wisma Bethesda YAKKUM’

oleh -
yakkum
Peresmian pencanaan pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda YAKKUM, Sabtu (29/5/2021). (dok. YAKKUM)

SLEMAN, (KH),– Pada puncak peringatan Hari Lansia tahun 2021 Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM) meresmikan rencana pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda YAKKUM di Kecamatan Pakem, Sleman, Sabtu (29/5/2021).

Taman Lansia Terpadu mempunyai visi mewujudkan Komunitas Lanjut Usia Indonesia Yang sehat, sejahtera dan berdaya, dengan tagline lansia SMART (sehat, mandiri, aktif dan produktif).

Dalam kesmepatan tersebut, Direktur RS Bethesda Yogyakarta, dr. Purwoadi mengatakan,  visi itu akan dicapai dengan tersedianya layanan terintegrasi di Taman Lansia Terpadu Bethesda Pakem dan akan terhubung dengan berbagai jaringan kelompok lansia di berbagai daerah yang bermitra dengan unit-unit YAKKUM selama ini.

“Layanan terpadu itu meliputi aspek kesehatan fisik berupa layanan SMART Klinik, SMART Sport, yoga dan SMART Salon dan Spa. Aspek kesehatan mental dalam berbagai bentuk pelatihan SMART Training, multi purpose rooms untuk kegiatan-kegiatan kelompok, pelatihan kader dan lain-lain,” terang dia.

Selain itu, lanjutnya menyangkut aspek kesehatan sosial dan budaya berupa SMART Garden & Farming, SMART Culture berupa sarana penunjang seperti warung dan café, serta penginapan bagi lansia yang membutuhkan.

Disampaikan pula, selain peresmian Perencanaan Taman Lansia Terpadu, Pada Peringatan Hari Lansia tahun 2021 ini, YAKKUM secara konkret mendukung komitmen pemerintah dengan beberapa kegiatan, diantaranya medical checkup, pembuatan video edukasi, terapi kinesio, dan beberapa kegiatan lainnya.

Acara Peresmian Rencana Pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda Pakem ditandai dengan Pembukaan Gorden Siteplan Pembangunan Taman Lansia Terpadu oleh Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, Etty Kumolowati, M.Kes bersama dengan Pengurus YAKKUM, Pdt. Simon Julianto.

Membacakan sambutan Gubernur DIY, Etty Kumolowati menyebutkan, saat ini komposisi lansia di DIY mencapai 15% dari total jumlah penduduk sebanyak 37 juta orang. Jumlah ini mengalami kenaikan 2% dari tahun 2010.

“Jogja merupakan daerah yang diminati bagi lansia saat ini. Pemerintah berupaya mewujudkan cita-cita pembangunan yaitu Lansia Sehat, Sejahtera dan Berdaya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah perlu dukungan dari berbagai pihak, seperti dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat dan sector-sektor lain untuk mewujudkan Lansia yang Sehat, Sejahtera dan Berdaya,” paparnya.

yakkum
Medical checkup bagi lansia digelar saat peresmian rencana pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda YAKKUM, Sabtu (29/5/2021). (dok. YAKKUM)

Sambung dia, dalam Bahasa Jawa dikenal istilah Suwur dan Sembur. Artinya, diperlukannya lingkungan agar seseorang bisa berfungsi secara aktif sampai usia berapapun.

“Dalam kondisi kenormalan baru ini, lansia menjadi kelompok yang perlu perhatian lebih untuk menyesuaikan diri pada kenormalan baru,” ujarnya.

Menurut dia, momentum hari lansia dimaknai sebagai komitmen bersama untuk melindungi hak lansia. Saat ini Pemda DIY menyusun peraturan sebagai Provinsi DIY yang Inklusif. Taman Lansia yang Digagas oleh YAKKUM harapannya bisa dimanfaatkan oleh lansia yang berada di DIY.

“Harapannya nanti Trans Jogja juga bisa sampai ke Taman Lansia agar bisa diakses oleh lansia. Pembukaan Taman Lansia harus kita dukung bersama dan dimanfaatkan dengan baik. Semoga kita semua yang nantinya akan menjadi lansia bisa tetap Sehat, Sejahtera dan Berdaya,” harap Etty. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar