Warga Patuk Dilatih Mendaur Ulang Sampah

oleh -
iklan dispar

Daur-Ulang-Sampah

PATUK,(KH) — Agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat perlu kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah dengan sembarangan. Dalam rangka menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) Kecamatan Patuk mengajak warganya untuk dapat mendaur ulang kembali limbah sampah organik maupun sampah an organik. Kegiatan dilakukan di Pendopo Kecamatan Patuk, Kamis (12/03/2015).

Sebanyak 36 warga perwakilan dari masing-masing desa di Kecamatan Patuk mengikuti pelatihan pengolahan sampah dari jejaring pengelolaan sampah DIY. Pelatihan dilakukan dilakukan secara bertahap selama dua hari.

“Pada hari Rabu (11/03/2015) kemarin sudah dilakukan pelatihan tentang pengolahan sampah organik yang bisa dijadikan pupuk ataupun briket,” kata Junaidi selaku pengurus jejaring pengelolaan sampah.

Ia menjelaskan, untuk dapat mengolah sampah tidak harus dilakukan dengan alat yang sangat mahal. Seperti yang dilakukan oleh warga Patuk dalam mendaur ulang sampah plastik; hanya dibutuhkan media setrika untuk membuat plastik menjadi lebih menarik.

“Konsep dasarnya membentuk lembaran dari plastik yang bisa digunakan sebagai bahan dasar membuat tas maupun dompet,” jelasnya.

Lebih lanjut Junaidi memaparkan, pokok pembelajaran daur ulang sampah adalah merubah mainset warga yang selalu menganggap sampah an organik tidak lagi berguna. “Jadi yang perlu ditekankan, warga tetap peduli dan kreatif dengan barang yang dianggap tidak berguna untuk dijadikan kerajinan yang mempunyai nilai jual kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, Agus Triono selaku ketua UPK Kecamatan Patuk mengatakan, Ide awal muncul ketika beberapa kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) Kecamatan Patuk melihat banyaknya sampah plastik di sekitar mereka. Tetapi, warga bingung untuk mencari informasi tentang pengelolaan sampah.

“Dengan adanya masukan dari warga kami memutuskan untuk mengajak pengurus jejaring pengelolaan sampah DIY untuk melatih dan mendampingi warga dalam hal daur ulang sampah,” ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan tahap awal untuk melatih warga agar mengerti bagaimana cara mengolah sampah menjadi barang yang mempunyai harga jual. “Harapan kami terdapat kelompok daur ulang sampah di Kecamatan Patuk yang bisa membantu perekonomian anggotanya,” tandas Agus. (Atmaja)

Komentar

Komentar