Wabup: Jalan Rusak Jangan Ditanami Pohon Pisang

oleh -
Salah satu ruas jalan rusak yang pernah ditanami pohon pisang. hal ini tidak dibenarkan. KH/ Kandar.
iklan hut ri multazam
Salah satu ruas jalan rusak yang pernah ditanami pohon pisang. hal ini tidak dibenarkan. KH/ Kandar.

WONOSARI, (KH)-– Wakil Bupati Kabupaten Gunungkidul, Immawan Wahyudi menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menanam pohon pisang diruas jalan yang rusak. Menututnya Pemkab Gunungkidul telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan dan perawatan jalan.

Penanamam pohon pisang diruas jalan yang rusak menuut immawan hanya menambah masalah saja. Sebab, cara tersebut dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas. Untuk itu masyarakat diharapkan melaporkan kepada pihak terkait jika ada jalan yang rusak.

“Tindakan yang justru membahayakan pengguna jalan itu tidak patut ditiru. Jangan malah ditanami pohon pisang tapi carikan batu untuk menutup atau laporkan pada pihak terkait,” paparnya, Minggu (5/3/2017).

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum , Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Gunungkidul, Eddy Praptono menjelaskan, ada anggaran sebesar 1 Milyar untuk perbaikan maupun perawatan jalan di Gunungkidul. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengaspalan, pengurukan dengan menggunakan batu gamping.

“Anggaran tersebut untuk status jalan Kabupaten, sementara untuk jalan Nasional tahun ini juga disiapkan anggaran sekitar 1 Milyar untuk perawatan,”jelasnya.

Eddy menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan tim pemantau kondisi jalan di wilayah Gunungkidul. Menurutnya tim sudah bekerja dengan maksimal utamanya saat musim hujan tiba. Sebab banyak aspal yang rusak, berlubang, bahkan mengelupas karena gerusan air hujan.

“Tim yang jumlahnya sedikit tentu saja tidak bisa membackup seluruh jalan setiap harinya. Untuk itu kita tetap meminta peran serta masyarakat Kabupaten Gunungkidul. Laporkan jika ada jalan rusak,”katanya. (Wibowo)

Komentar

Komentar