Tracing Lanjutan Klaster Karangmojo, Pedagang Ikan Pasar Argosari Akan Dirapid Test

oleh -
Ilustrasi rapid test. Sumber : (ayobandung)
kadhung tresno

WONOSARI, (KH),– Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul masih terus melakukan penelusuran orang-orang yang berisiko tinggi tertular atau tracing COVID-19 dari klaster Karangmojo.

Dinkes Gunungkidul menyebutkan, cakupan tracing klaster Karangmojo cukup luas. Bahkan direncanakan penelusuran akan dilakukan hingga ke Wonosari

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, penelusuran dan pelacakan akan sampai pada pedagang di los ikan Pasar Argosari Wonosari.

“Tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (Rdt) juga akan dilakukan Rabu, (10/6/2020) besok,” kata Dewi Senin, (8/6/2020).

Pihaknya mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan dua warga asal Karangmojo yang berprofesi sebagai pedagang ikan keliling antar kota melakukan kontak dengan pedagang ikan pasar Argosari.

Untuk itu guna meminimalisir penularan yang semakin meluas, maka tracing sekaligus Rdt dinilai perlu dilakukan.

Sebelumnya, tracing kasus pedagang ikan yang positif COVID-19 telah menyasar 311 warga. Sebagian besar merupakan warga di sekitar kediaman pedagang ikan tinggal.

Sementara itu, Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Drs. Virgilio Soriano  mengungkapkan, ada sekitar 55 pedagang ikan dan daging ayam di los tempat penjualan ikan di lantai dua Pasar Argosari.

“Untuk persiapan dikoordinasikan bersama pelaksana dengan leading sektor Dinkes,” kata Virgilio. (Kandar)

Komentar

Komentar