Tengah Malam, Profesor Sutrisna Wibawa Tengok dan Sumbang Sembako Korban Puting Beliung

oleh -
Sutrisna Wibawa beri sumbangan ke korban musibah puting beliung. (dok. Kadhung Trisna)
kadhung tresno

GUNUNGKIDUL, (KH),– Angin puting beliung terjadi di Dusun Kedungranti, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Kamis, (05/11/2020) sore membuat sedikitnya 50 rumah rusak dan banyak pohon tumbang.

Merespon musibah tersebut, Calon Bupati Gunungkidul nomor urut 1, Prof Dr H. Sutrisna Wibawa, M.Pd, tengah malam tadi langsung blusukan ke lokasi musibah angin puting beliung.

Sebanyak 15 Kg telur dan 15 Kotak mie instan disumbangkan oleh Sutrisna agar dimanfaatkan untuk tambahan bahan konsumsi korban bencana.

“Keluarga besar Kadhung Trisna turut prihatin atas musibah ini,” ungkap Sutrisna didampingi Ketua Tim Pemenangan Kadhung Trisna, Arif Setiadi SIP.

Kedatangannya ke Kedungranti diikuti puluhan Relawan Kadhung Trisna Nglipar dan Karangmojo.

Musibah amukan angin puting beliung menjadi keprihatinan dan perhatian banyak pihak. Tidak terkecuali bagi calon bupati asli Bejiharjo Karangmojo ini.

Prof Sutrisna bersama puluhan relawan Kadhung Trisna berkeliling melihat kerusakan yang diakibatkan amukan angin puting beliung.

Ia berjanji hari ini, Jum’at, (06/11/2020), Tim Relawan Kadhung Trisna akan ikut bergabung dengan masyarakat dan relawan yang lain untuk ikut gotong-royong kerjabakti di lokasi musibah.

Dengan begitu, Ia berharap mudah-mudahan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah.

“Ini salah satu bentuk program kami, ‘Gunungkidul Tanggap’, dengan harapan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memberi dukungan psikologis sehingga masyarakat tetap semangat tidak lama-lama bersedih. Saya yakin gotong-royong masih mendarah daging di tengah masyarakat Kedungranti,” ujar Prof. Sutrisna.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga berharap, musibah serupa tak terjadi lagi di Kabupaten Gunungkidul. (Kandar/Adv)

Komentar

Komentar