SLB Sekar Handayani Miliki Gedung Asrama Baru

oleh -
Peresmian Asrama SLB oleh Bupati Gunungkidul. KH/Kandar
iklan dispar
Peresmian Asrama SLB oleh Bupati Gunungkidul. KH/Kandar
Peresmian Asrama SLB oleh Bupati Gunungkidul. KH/Kandar

PANGGANG, (KH)–Lagi, Sekolah Luar Biasa (SLB) Sekar Handayani yang berada di Desa Girisekar, Kecamatan Panggang mendapat bantuan gedung dari beberapa Lembaga Sosial, diantaranya; Jan Vink Stichting (JVS) dari Belanda, Kawan Sejalan, dan Wilde Ganzen.

Serah terima sekaligus peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Gunungkidul, Hj Badingah S Sos, Kamis, (7/5/2015) siang. Gedung yang diberikan kali ini diperuntukkan sebagai asrama bagi peserta didik di Wilayah Panggang dan sekitarnya.

Ir Raja Syaharudin perwakilan JVS Indonesia disela acara menyampaikan, pihaknya telah memberikan gedung asrama dengan beberapa fasilitas, selain tersedia 4 kamar, terdapat 2 kamar mandi berikut dapur. “Selain kamar dengan kapasitas 4 murid, sekaligus juga dibangun area parkir untuk guru dan karyawan SLB,” ujarnya.

Wisnu Riyadi SPd Kepala SLB Sekar Handayani mengaku akan memanfaatkan gedung asrama baru tersebut secara maksimal, ucapan terimakasih disampaikan olehnya kepada semua lembaga sosial atas upaya yang dilakukan sebagai bagian perlindungan hak untuk mendapat pendidikan.

“Semoga dapat memberikan layanan kepada penyandang disabilitas khususnya wilayah Panggang dan sekitarnya. Dengan peningkatan fasilitas yang ada tak perlu ada alasan lagi untuk tidak bersekolah,” tambahnya.

Sementara itu atas adanya bantuan tersebut, Bupati menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak terutama Lembaga Sosial yang telah berkenan memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas di Gunungkidul.

“Ini sudah yang ke-3  kalinya, semoga diberikan balasan yang setimpal kepada semua pihak yang terlibat. Bagi masyarakat Panggang dan sekitarnya, layanan pendidikan semakin memadai, silahkan dimanfaatkan sebaik mungkin,” kata Badingah dalam sambutan.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga menyampaikan kata pamit menjelang masa akhir jabatannya, meski tak lagi menjadi Bupati, Ia menyatakan siap jika diundang untuk diajak musyawarah mengenai berbagai hal, ekonomi, pemberdayaan perempuan, wirausaha dan lainnya. (Kandar)

Komentar

Komentar