Setelah Hujan Deras, Petani Baru Lakukan Pemupukan

oleh -
Petani Tanjungsari Lakukan Pemupukan. Foto: Maryanto
iklan dispar
Petani Tanjungsari Lakukan Pemupukan. Foto: Maryanto
Petani Tanjungsari Lakukan Pemupukan. Foto: Maryanto

TANJUNGSARI, (KH) — Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Gunungkidul dari Sabtu siang (29/11/2014) hingga malam hari membawa kebahagiaan tak terkira bagi petani, khususnya petani di Kecamatan Tanjungsari. Dengan adanya hujan yang cukup besar telah membuat para petani segera melakukan pemupukan tanaman padi.

“Beruntung hujan deras akhirnya datang juga. Kemarin-kemarin air hujan belum mencukupi, jadi belum bisa melakukan pemupukan,” kata Paiman di ladangnya, Minggu (30/11/2014).

Bagi petani yang belum membersihkan gulma atau rumput pengganggu, waktu ini juga dipergunakan untuk mencabut semua tanaman tersebut. Mereka berusaha secepat mungkin bekerja karena tanaman harus segera dipupuk.

“Biasanya saya memberikan pupuk hingga 2 kali. Yang pertama sekarang, sedangkan yang kedua nanti di saat padi menjelang berbuah. Setiap tahun saya menggunakan pupuk jenis Urea,” lanjutnya.

Warga Padukuhan Mendang 1 Desa Ngestirejo ini menganggap perkembangan padi miliknya cukup memuaskan di awal masa pertumbuhan tanaman seperti sekarang. Ia berharap hingga masa panen nanti tak ada gangguan hama yang bisa menurunkan keberhasilan panen.

Hama yang cukup riskan muncul pada masa seperti sekarang ini, menurut Paiman adalah hama jenis uret yang bisa menyerang akar padi, dan hama jenis siput kecil yang biasa disebut Pethek Beler. Hama ini, lanjut Paiman, akan mematikan padi dalam jangka waktu yang cukup singkat bila tidak segera diatasi.

“Waktu-waktu seperti sekarang ini, padi memang butuh perhatian ekstra. Padi harus bersih dari rerumputam, dipupuk, dan harus diperhatikan kalau-kalau ada hama yang menyerang,” pungkasnya. (Sumaryanto/Tty)

Komentar

Komentar