Sepulang Latihan Silat PSHT, Pelajar Dikeroyok Usai Menolak Minum Miras

oleh -
Pelaku penganiayaan pelajar di depan Gedung DPRD Gunungkidul. KH.
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Tiga pemuda asal Wonosari satu persatu dicokok Satreskrim Polres Gunungkidul. Sebab, ketiganya EY (22), SN (31), dan RR (24) ketika terpengaruh minuman keras (Miras), menganiaya AP (17) di depan Gedung DPRD Gunungkidul, pada (22/8/2019) lalu saat dini hari.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Dwipayana, S.I.K., menjelaskan, peristiwa penganiayaan bermula saat korban, AP warga Desa Sodo Kecamatan Paliyan, Gunungkidul pulang dari berlatih pencak silat di perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

“Korban melintas di depan Gedung DPRD, para pelaku kemudian meneriaki memanggil korban. setelah korban berhenti dihampiri para pelaku yang kemudian menawarkan minum miras,” ungkap AKP Anak Agung Dwipayana.

Karena korban menolak minum miras, sambung Kasat Reskrim, langsug dipukuli oleh para pelaku. Tidak terima atas tindakan para pelaku, korban melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialami ke petugas berwajib.

“EY ditangkap di Angkringan di kawasan Besole, SN diamankan di rumahnya di Desa Karangrejek, kemudian RR diamankan di angkringan sekitar kampus UGM,” jelas dia.

AKP Anak Agung Dwipayana menambahkan, atas perbuatan penganiayaan tesebut, ketiga pelaku diancam dengan hukuman paling lama 5 tahun penjara. (Kandar)

Komentar

Komentar