Seorang Lelaki Ditemukan Gantung Diri di Kandang Penangkaran Rusa

oleh -
tali
ilustrasi. Dhadhung, kala, jerat, tali. KH/WG

PLAYEN, (KH),– Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri menimpa lelaki yang diketahui berinisial ADS (35), seorang warga Kapanewon Playen, Gunungkidul. ADS mengakhiri hidupnya di kandang penangkaran Rusa, yang berada di Padukuhan Gading IV, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, Gunungkidul.

Korban ditemukan oleh temannya pada Senin (30/08/2021) malam, dalam keadaan tergantung kaku dengan seutas tali, dengan posisi kaki menyentuh lantai.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (29/08/2021). Saat itu salah satu teman pelaku yakni AD (29) bertugas melaksanakan jadwal jaga malam di penangkaran rusa bersama ADS.

“Namun sampai dengan pukul 22.00 WIB, saksi belum bertemu dengan yang bersangkutan, saat berusaha mencari, saksi hanya menemukan sepeda motornya terparkir di wilayah kandang Rusa,” terang AKP Hajar.

Kapolsek melanjutkan, karena suasananya gelap maka saksi kemudian mengajak temannya yang lain untuk mencari keberadaan korban di lokasi kandang.

“Saat masuk ke kandang, kedua saksi menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di bagian cor usuk kandang menggunakan tali, mereka kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Playen,” imbuhnya.

Petugas yang menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian, bersama tim medis Puskesmas Playen 1 untuk mengevakuasi dan memeriksa korban.

Hasil pemeriksaan dari polisi dan tim medis Puskesmas, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di sekujur tubuh korban.

“Peristiwa ini murni bunuh diri, mengenai motifnya kami belum mengetahui secara pasti, keterangan pihak keluarga, korban tidak mempunyai riwayat penyakit tertentu maupun suatu permasalahan,” pungkas Kapolsek. (Edi Padmo)

***

Catatan Redaksi:

1. Ayo bantu ringankan beban dan pulihkan keluarga terdampak bunuh diri, dan berhentilah mencemooh, mengolok-olok atau menghujat orang/keluarga penyintas dari bunuh diri. Kejadian bunuh diri adalah peristiwa kemanusiaan dan problema kita bersama, dapat menimpa siapa saja tanpa memandang status sosial, pendidikan, agama, jender, dan atribut-atribut lainnya.

2. Ayo bantu cegah bunuh diri di Gunungkidul dengan cara peduli kondisi fisik dan kejiwaan anggota keluarga, sanak saudara, dan sesama. Berikan bantuan kepada sesama yang memerlukan dukungan permasalahan kejiwaan atau kesejahteraan mental.

3. Menyambungkan sesama yang membutuhkan pertolongan problema kejiwaan dengan layanan kesehatan terdekat (Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit) atau layanan konseling kepada pemuka masyarakat dan pemuka agama setempat dapat menjadi upaya preventif mencegah bunuh diri

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar