Sehabis Panen Padi, Petani Girisubo Langsung Tanam Kacang Tanah

oleh -
iklan dispar
Musim panen padi.
Musim panen padi.

GIRISUBO, (KH),–  Masyarakat Girisubo saat ini sedang panen padi, bahkan sudah ada yang selesai kegiatan di ladang. Terlihat para petani tinggal menjemur hasil panenan di halaman rumah.

Masyarakat Girisubo khususnya Desa Jepitu merasakan, bahwa hasil panen padi tahun ini berkurang dibandingkan panen tahun lalu. Awalnya tanaman padi sangat subur dan bagus namun setelah menjelang bunga atau mrekatak terlihat tak subur. Menurut para petani kemungkinan besar disebabkan oleh serangan hama wereng.

“Cilikane apik mas, parine ning pas mrekatak kok ra apik. apik taun wingi panenanne mas” ungkap Rubiyo salah satu petani di Jepitu Girisubo. Bersamaan musim panen, hasil pertanian yang dijual petani di pasar terpantau turun. Di pasar Desa Jepitu, harga gabah turun walau saat ini harga beras naik.

Harga gabah baru atau hasil panen saat ini Rp 3500 per kg, sedangkan gabah lawas atau gabah hasil tahun kemarin adalah 5.800 per kg. Beberapa saat lalu, sebelum memasuki masa panen padi, harga gabah lawas mencapai Rp 6000 per kg. Beberapa petani ada yang menjual gabah anyar walau harganya cukup murah karena kepepet kebutuhan rumah tangga.

Para petani di Girisubo mayoritas menanam padi jenis mandel karena usia tanamnya yang lebih pendek. Setelah selesai menuai padi, para  petani langsung menanam kacang tanah. (Rado).

Komentar

Komentar