Satu Minggu Dikarantina Rindu Keluarga

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,kabarhandayani.– Sebanyak 72 siswa siswi yang telah disaring Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul akan mengibarkan bendera pusaka di Lapangan Alun-Alun Pemkab Gunungkidul, 17 Agustus 2014 mendatang. Sebelumnya Paskibraka terpilh telah dikarantina selama seminggu.
Salah satunya adalah Mona Loshinta (17),  mengaku saat mengikuti karantina kerinduan untuk bertemu keluarga cukup dalam. “Kita mulai masuk di karantina mulai tanggal 12 Agustus dan akan berakhir pada 18 Agustus mendatang,” katanya usai mengikuti pengukuhan paskibraka di Bangsal Sewoko Projo, Kamis (14/8/2014).
Menurut Gadis asal Wonosari ini, terpilih sebagai anggota paskibraka merupakan hal yang telah diimpikan sejak lama. Selain mendapat pengalaman baru, ia mengaku senang dapat bertemu dengan teman-teman terbaik dari seluruh Kabupaten Gunungkidul. “Banyak pengalaman baru dari mengikuti gladi ini,” ungkap Mona.
Siswi SMA Negeri 1 Wonosari ini mengungkapkan, banyak suka duka selama berada di sini. Meski hanya seminggu, ia merasa kekeluargaan yang terjalin sudah layaknya berada di rumah. “Keakraban terjalin karena setiap hari kita bertemu di lapangan maupun di Mess karantina yang sudah disiapkan,” katanya.
Meski demikian, gadis 17 tahun ini masih merindukan berkumpul dengan keluarganya. Untuk menepis rasa kangen, Mona selalu menepisnya dengan fokus terhadap kegiatan yang sedang ia jalankan. “Selalu fokus bahwa ini tugas untuk negara, kadang rasa kangen itu sedikit hilang,” ungkapnya.
Saat acara pengukuhan peserta Paskibraka oleh Bupati Gunungkidul, tangis dari siswa siswi terpilih pecah. Panitia memberikan waktu kurang dari 30 Menit untuk mereka bertemu keluarga setelah pengukuhan selesai. Seluruh ruangan di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari seketika hening.
Dwi Muryani (39) salah satu orang tua peserta Paskibraka mengaku cukup bangga anaknya terpilih sebagai salah satu pemuda terbaik Gunungkidul. Akan tetapi, dia merasakan kerinduan yang mendalam. Ingin rasanya segera berjumpa dengan dambaan hatinya. “Kangen banget, tapi saya bangga,” ungkapnya dengan terus menitikan air mata.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar