Sambut Lebaran, Lonjakan Penumpang Angkudes Diprediksi Tak Signifikan

oleh -
Angkudes sedang ngetem di Terminal Dhaksinarga Wonosari. KH/ Kandar
iklan dispar
Angkudes sedang ngetem di Terminal Dhaksinarga Wonosari. KH/ Kandar
Angkudes sedang ngetem di Terminal Dhaksinarga Wonosari. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)—  Tidak signifikan, begitulah prediksi yang diutarakan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Gunungkidul, terhadap permintaan jasa angkutan perdesaan (angkudes) di berbagai trayek yang ada di Gunungkidul.

Ia menilai, kenaikan tidak seperti bus Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP) atau Antar Kota Antar Propinsi (AKAP), bahkan dimungkinkan kenaikan jumlah penumpang trayek antar kecamatan ini cenderung terjadi pada H+ Lebaran.

Ia menyebut, beberapa jalur trayek yang masih berpotensi memiliki kenaikan lebih tinggi dibanding diantara 40 trayek lainnya yakni jalur Wonosari-Semin, Wonosari-Ngawen, Wonosari-Baron, dan Wonosari-Tepus.

“Dari 40-an trayek sudah ada yang tidak beroperasi lagi karena minimnya penumpang, kenaikan lebaran kali ini pun diprediksi tidak seberapa,” kata Sekertaris Organda Gunungkidul, Wasdiyanto, Jum’at, (24/6/2016).

Hal yang sama diungkapkan Kepala UPT Terminal Dhaksinarga, Trisulo Hantoko, kepemilikan kendaraan pribadi terutama sepeda motor menjadi faktor utama sedikitnya kenaikan penumpang angkudes.

Ditemui terpisah, Hendro salah satu sopir angkudes trayek Wonosari-Baron berharap, meski tak seberapa namun momentum naiknya jumlah penumpang sangat ditunggu. Sebab, jumlah penumpang pada hari biasa sangat memprihatinkan.

“Sehari dua kali jalan pulang pergi (PP), setiap keberangkatan berisi 5 penumpang sudah tergolong banyak,” ungkap Hendro. (Kandar)

Komentar

Komentar