Ribuan Warga Patuk Ikuti Jalan Sehat

oleh -
iklan dispar

PATUK, kabarhandayani.– Warga masyarakat Kecamatan Patuk nampak antusias mengikuti acara jalan sehat yang digelar Kantor Kecamatan Patuk pada Minggu (24/8/2014). Sekitar seribu warga masyarakat Patuk berbondong-bondong datang ke kantor kecamatan sejak pukul 07.00 WIB.
Dengan start dan finish di halaman Kantor Kecamatan Patuk, peserta jalan sehat melewati rute sejauh 5 km. Peserta jalan sehat dilepas langsung oleh Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi.
“Jalan sehat digelar untuk meningkatkan minat olahraga warga Patuk. Selain itu juga untuk menyemarakkan HUT RI ke-69 dengan doorprize lebih dari 100 buah termasuk 2 buah sepeda,” ungkap Haryo Ambar.
Lanjut Haryo, dirinya juga meminta warga yang mempunyai produk olahan rumah untuk dijajakan dalam acara tersebut. Setidaknya, lebih dari 5 stand telah disiapkan bagi warga untuk menjajakan kuliner olahan mereka.
Haryo menegaskan, dengan mempromosikan olahan dalam acara seperti ini, tentunya dapat meningkatkan pendapatan warga yang biasanya hanya berjualan di rumah. “Acara ini juga untuk memberikan ruang dalam rangka mempromosikan apa yang dapat meningkatkan ekonomi warga, termasuk makanan olahan seperti sompil, pecel, sayur dan sebagainya,” tambahnya.
Pedagang Sompil, Supatmijah (56) warga Padukuhan Ngasemayu Desa Salam mengaku, hari ini pendapatannya meningkat. Pasalnya, sompil yang dibandrol harga Rp 5.000,- per porsi ini ludes diborong peserta jalan sehat. “Biasanya membuat sompil sekitar 30 buah per hari. Hari ini membuat 60 buah dan semuanya habis,” tuturnya.
Dalam acara ini ditampilkan pula musik elekton untuk mengibur masyarakat. Uniknya, pemain elekton merupakan peserta didik besutan dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Suharjo Putra Desa Ngoro-oro Patuk. Penyanyi dan pemain keyboard merupakan penyandang tuna netra, namun mampu menampilkan lagu-lagu campursari sebagaimana pemain organ tunggal biasanya.
Dalam kegiatan ini, penyelenggara juga menggandeng PMI untuk menggakomodasi donor darah dari para peserta jalan sehat. (Mutiya/Jjw).

Komentar

Komentar