Puasa Ganti Jualan Ikan Hias

oleh -
kadhung tresno

SEMANU kabarhandayani.– Kreativitas seseorang dalam memilih pekerjaan untuk mengarungi hidup ini harus beraneka ragam, karena akan sangat berpengaruh dalam mendapatkan hasil untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Berdagang harus jeli dan teliti dalam mencari peluang, karena pangsa pasar yang ada saat ini cenderung mudah berubah.

Haryono (32), seorang warga asli Nitikan Timur, Desa Semanu ini berdagang ikan hias berkeliling dari sekolah PAUD, TK dan SD di kawasan Semanu untuk mengisi bulan puasa, karena biasanya dia berjualan makanan (siomay). “Untuk bulan puasa ini, saya berjualan ikan hias mas. Karena untuk jualan makanan khususnya siomay di bulan puasa tidak begitu laku”, ujarnya Selasa (15/7/2014).

Haryono mengaku mendapat ikan dari kawasan Klaten, seharga Rp 500,00 hingga Rp 3.000,00 perekor dan dijual kembali dengan mengambil untung Rp 500,00 hingga Rp 1.500,00 perekornya. “Dengan mengambil ikan dari Klaten, harga bisa miring mas. Karena kalau ambil dari jogja harganya sudah tinggi,” imbuhnya.

Haryono menambahkan lebih lanjut kalau, ikan yang di sukai anak anak adalah ikan cupang (Betta) dan ikan balon (Poelicia latipinna Sailfin molly), selain harganya murah, bentuk dan warnanya juga lucu lucu. Dalam satu hari selama masa sekolah ini, Haryono mengungkapkan dapat menperoleh laba bersih antara Rp 30.000,00 hingga Rp 60.000,00 perhari. (Jhody/Hfs)

Komentar

Komentar