Produk Luar Mendominasi, Sridaya Bertahan Jual Mebel Produk Sendiri

oleh -
Ny Sabari memperlihatkan produk mebel produksinya sendiri. KH/ Kandar
kadhung tresno
Ny Sabari memperlihatkan produk mebel produksinya sendiri. KH/ Kandar

WONOSARI,(KH)— Beberapa penjual mebelair di Gunungkidul mengaku lebih memilih menjual produk luar daripada produk lokal. Berbagai alasan disebutkan, salah satunya, produk luar memiliki harga yang lebih miring, sehingga margin laba penjualan lebih banyak.

Dari sekian banyak toko mebelair di kawasan Wonosari, Sridaya Meubel sepertinya menjadi pengrajin sekaligus penjual mebelair satu-satunya yang bertahan dengan produk sendiri. Toko yang berada di Jl. Veteran, No. 12 Kepek, Wonosari, ini dirintis oleh Ny Sabari.

Diakuinya, akhir-akhir ini persaingan semakin ketat. Serbuan produk luar membanjir, bahkan mendominasi produk-produk di berbagai toko mebelair. Selain bersenjatakan harga murah, penjual mebelair memilih menjual produk luar karena apabila membuat produk mebel sendiri biaya operasionalnya sangatlah tinggi.

“Memang benar hampir semua toko mebel produknya dari luar, tetapi hingga saat ini saya bersikeras bertahan menjual produk buatan sendiri,” ujarnya, Jum’at, (27/1/2016).

Lanjut Ny Sabari, sebenarnya harga mahal itu relatif. Apabila berani menyediakan produk dengan kualitas sangat baik sebagian pembeli juga akan mengutamakan memilih kualitas dan mengesampingkan harga apabila terdapat selisih sedikit lebih mahal.

Selama 35 tahun menjalankan usaha, selama rentang waktu tersebut Sridaya sempat menjadi supplier produk mebel di kota-kota luar. Strategi yang ditempuh yakni dengan mempekerjakan sales pemasaran dari kota sasaran pemasaran.

Komentar

Komentar