Polsek Ngawen Amankan 7 Motor Pelajar Saat Konvoi Kelulusan

oleh -
iklan dispar

NGAWEN, kabarhadayani.– Jajaran Polsek Ngawen mengamankan 7 motor milik pelajar yang melakukan konvoi di wilayah hukumnya, pasca pengumuman Ujian Nasional (UN), Selasa (20/5/2014). Motor-motor tersebut diamankan karena menggunakan knalpot bising yang menggangu masyarakat dan pengendara lain. Selain itu mereka tidak mempunyai kelengkapan surat kendaraan bermotor dan Surat Ijin Mengemudi (SIM). 

Ratusan pelajar yang melakukan konvoi dengan segala atributnya sontak berbalik arah ketika melihat pihak kepolisian melakukan operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngawen, AKP Ant. Suparjo. Namun beberapa diantara mereka tidak sempat untuk meloloskan diri dan akhirnya terjaring operasi. 

AKP Ant. Suparjo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan himbauan untuk tidak berkonvoi namun kenyataanya masih terjadi walaupun tidak seramai tahun sebelumnya. 

“Kita sudah melakukan himbauan untuk tidak melakukan konvoi, namun kenyataanya masih terjadi. Konvoi tersebut pasti mengganggu lalu lintas dan pengendara lain, untuk itu kami menggelar operasi simpatik pasca kelulusan,” jelasnya. 

AKP Ant. Suparjo menambahkan bahwa para pelajar yang terjaring razia akan diberikan pembinaan dan diharuskan untuk melengkapi segala bentuk pelanggaran yang terjadi. “Mereka akan kita berikan pembinaan. Kendaraan yang tidak lengkap harus dilengkapi di sini, kalau sudah sesuai aturan baru kita ijinkan untuk dibawa pulang,” tambahnya. 

Orang tua masing-masing pelajar yang terjaring razia pun mulai berdatangan. Mereka menanyakan perihal pelanggaran yang telah dilakukan oleh putra-putranya. Pihak kepolisian pun melayani dan memberikan penjelasan dengan baik. (Sidik/Hfs)

 

Komentar

Komentar