Polisi Saling Injak, Ikuti Lomba Panjat Pinang

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 69, Kepolisian Resor Gunungkidul menggelar berbagai macam perlombaan tradisional. Lomba di ikuti oleh seluruh anggota polisi, Sabtu (16/8/2014). Bagi para peserta, lomba itu memiliki makna filosofi tersendiri.
“Lomba ini juga digelar untuk melatih kekompakan, kerja keras, pantang menyerah, kerja kelompok, dan gotong royong,” jelas Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen di sela menyaksikan lomba.
Berbagai lomba seperti mengambil koin dalam melon, dan ketangkasan membawa kelereng dengan sendok dilaksanakan sejak pagi hari. Dari sekian lomba yang digelar, panjat pinang merupakan lomba yang paling diminati.
Meski berkali-kali terjatuh, para peserta terus mencoba mencapai puncak pohon pinang. Mereka rela bekerja sama dengan saling injak badan untuk meraih puncak pohon pinang. Sejumlah hadiah di bagian atas pohon pinang seperti DVD player, sepeda dan televisi, menarik perhatian para peserta.
Sorak sorai pun riuh ketika salah satu tim peserta berhasil meraih puncak pohon pinang. Peserta yang berhasil ke puncak langsung melemparkan kardus yang menjadi simbol hadiah ke bawah seraya disambut para anggota tim.
“Selain meresapi makna filosofis lomba tersebut, yang jelas, para peserta bisa bergembira sambil menciptakan suasana rileks di tengah kepadatan tugas sebagai  pengayom masyarakat,” tambah Humas Polres Gunungkidul Ipda Ngadino.
Lomba ini mampu menyedot perhatian penonton dan masyarakat sekitar Mapolres. Usaha keras para penegak hukum saat memanjat pohon pinang yang telah dilumuri pelicin merupakan hiburan tersendiri bagi para penonton. (Juju/Jjw).

Komentar

Komentar