Pilih Tegakkan Prokes, Bupati Gunungkidul Tak Akan Menutup Destinasi Wisata

oleh -
bupati gunungkidul
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta didampingi Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto. (KH/ Edi Padmo)

WONOSARI, (KH),– Santernya desakan publik agar Pemerintah Kabupaten 9Pemkab) Gunungkidul menutup tempat wisata di Gunungkidul akibat angka pasien COVID-19 yang meroket akhir-akhir ini, akhirnya mendapat jawaban.

Pada agenda rapat terbatas unsur pimpinan Forkompinda Gunungkidul di rumah dinas bupati, Selasa (22/6/2021), Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyatakan bahwa untuk saat ini tidak akan menutup tempat wisata yang ada di Gunungkidul.

“Penutupan tempat wisata, tentu harus melihat zona-zonanya, dalam rapat dengan Gubernur dan Pemprov DIY kemarin, kita masih akan memberi ruang untuk bergerak bagi zona hijau dan zona kuning,” terang Sunaryanta, Selasa (22/6/2021).

Lebih lanjut Sunaryanta mengatakan, kegiatan sosial masyarakat juga masih bisa dilakukan tapi dengan menerapkan Prokes secara ketat.

“Hajatan dan segala kegiatan sosial masyarakat masih bisa dilakukan, tapi harus dengan Prokes, jika melanggar kita akan ambil tindakan tegas,” tandasnya.

“Saya minta dukungan dan legitimasi dari dewan dan unsur Forkompinda untuk penegakan aturan Prokes, jika memang disetujui, saya akan mengeluarkan instruksi tegas bagi yang melanggar aturan Prokes,” lanjut Sunaryanta lagi.

Menurut Sunaryanta, bentuk ketegasan ini adalah pembubaran kegiatan yang melanggar. Dia mencontohkan, sepertihalnya penindakan kegiatan hajatan di Kapanewon Paliyan beberapa waktu lalu.

Sunaryanta juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan me-lockdown atau menutup suatu daerah atau tempat wisata di Gunungkidul, khususnya yang berada di zona hijau dan kuning.

Saat disinggung soal temuan 16 kasus Covid19 di obyek wisata pantai Drini, Sunaryanta menyebut akan melakukan penelusuran dulu di lokasi.

“Jika yang terpapar hanya pedagang atau pelaku wisata, maka yang akan diisolasi hanya yang terpapar, untuk menutup tempat wisatanya harus ditelusuri dulu lebih jauh. Kita tidak gegabah dalam memutuskan,” terang Sunaryanta.

Mengenai kebijakan khusus yang akan diterapkan untuk mengantisipasi wisata yang membludak akibat penutupan tempat wisata di Kabupaten Bantul yang akhirnya wisatawan beralih ke Gunungkidul, Sunaryanta menyebut bahwa hal itu akan di koordinasikan dulu dengan berbagai pihak.

“Mungkin besok bisa kita tempuh dengan aturan bagi wisatawan yang akan mengunjungi ke Gunungkidul harus membawa hasil test bebas COVID, kita masih melihat perkembangan ke depan seperti apa,” terangnya.

Secara umum, Bupati menilai kepatuhan masyarakat Gunungkidul untuk mentaati Prokes sebetulnya sudah cukup baik.

“Sebetulnya masyarakat sudah patuh, tapi kadang ada yang lupa, atau lalai menjalankan Prokes, ke depan kita akan lebih menekankan dan menegakkan aturan tentang Prokes bagi segala kegiatan masyarakat,” tukasnya. (Edi Padmo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar