Peringati Sewindu Perkumpulan Ketoprak Mataram, Pentas Lintas Generasi Ramai Penonton

oleh -
ketoprak
Peringatan sewindu Perkumpulan Ketoprak Mataram Yogyakarta. (dok. Humas Pemkab Gunungkidul)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Keberadaan perkumpulan seniman ketoprak menjadi wadah pengembangan dan pelestarian kesenian Ketoprak di Gunungkidul dan DIY. Pernyataan itu disampaikan Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat menghadiri peringatan sewindu Perkumpulan Ketoprak Mataram Yogyakarta yang digelar di Logandeng, Playen, Gunungkidul, Sabtu, (12/3/2022) malam.

“Cerita dan legenda yang ada dalam ketoprak diharapkan dapat menginspirasi. Karena karakter yang diperankan dapat menjadi contoh masyarakat yang sebelumnya tidak baik menjadi baik,” kata Sunaryanta.

Melestarikan Ketoprak menurut Sunaryanta sama halnya dengan meningkatkan nasionalisme kedaerahan. Terbentuknya perkumpulan ketoprak diharapkan dapat menjadi wahana pembinaan generasi muda atau regenerasi.

“Salah satunya dengan pementasan seperti ini akan meningkatkan kecintaan masyarakat untuk ikut serta melestarikan ketoprak,” kata Sunaryanta lagi.

Dalam kesempatan peringatan hadir Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan Ketua DPRD DIY Nuryadi, serta sejumlah kepala OPD.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan Ketoprak Mataram Yogyakarta Nuryadi mengaku telah melesatarikan ketoprak selama 8 tahun. Di usia sewindu ini, pihaknya berharap ketoprak di DIY baik ketoprak konvensional dan modern dapat terus berkembang.

“Ketoprak kolosal lintas generasi ini harapan kita. Modal utama mereka adalah memiliki panggung untuk berlatih. Mereka yang akan mengganti para senior,” papar Nuryadi yang menjabat sebagai Ketua DPRD DIY ini.

Ketoprak lintas generasi hasil audisi yang diikuti 50 peserta menjadi agenda pertunjukan dalam rangka peringatan. Antusiasme masyarakat untuk melihat pementasan juga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang hadir berniat menonton. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar