Peringati Hari Pers Nasional, Pameran Foto Dol Tinuku Digelar Di Pinggir Sungai

oleh -
Pameran foto PWI DIY. KH.
iklan dispar

PATUK, (KH),– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Yogyakarta manggelar Pameran Foto Jurnalistik Bertajuk ‘Dol Tinuku’. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5-7 Maret 2019 ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN).

Ditemui di kompleks kegiatan, di Pasar Srawung, Wulen Pari, Beji, Patuk Gunungkidul, Koordinator kegiatan, Riza Marzuki mengatakan, pameran ini diikuti oleh 9 wartawan foto yang bertugas di Yogyakarta dengan karya sebanyak 35 foto.

“Konsep pameran mengambil sisi kehidupan keseharian masyarakat yang erat dengan kegiatan transaksi,” ulasnya.

Menurutnya, dol tinuku sendiri tidak hanya diartikan melulu soal jual beli saja, namun dapat diartikan dalam konteks yang lebih luas yakni sebuah kegiatan saling memberi dan menerima.

Pameran dikonsep secara berbeda. Salah satunya panitia memilih lokasi di sebuah pasar di Desa Beji, Kecamatan Patuk. Sebuah lokasi yang merupakan pasar tradisional sekaligus resto unik yang terletak di pinggir Sungai Oya.

Dalam upacara pembukaan, juga dilakukan ritual kecil berupa kenduri. Sebagaimana layaknya masyarakat kampung memiliki hajatan. Kenduri selain diikuti oleh masyarakat dari sekitar padukuhan setempat juga diikuti oleh sejumlah tokoh yang terlibat dalam agenda kegiatan.

Dalam kesempatan yang sama, ketua PWI DIY, Sihono mengungkapkan, pameran yang digelar dengan nuansa pedesaan tersebut menjadi salah satu upaya wartawan agar dekat kepada masyarakat.

“Sehingga dalam membuat karya jurnalistik akan selalu mendahulukan kepentingan masyarakat,” ujar Sihono.

Disela kegiatan pameran foto, serangkaian kegiatan lain seperti pengobatan gratis juga digelar. Serta ada pula kegiatan pentas seni, yakni penampilan Rampak Singa Barong oleh kelompok Rogo Cokro Megantoro. Sebagai pelengkap, edukasi mengenai ular oleh komunitas Sioux juga diagendakan oleh panitia.

Puncaknya, Kamis (7/3) malam nanti teater atau Sandiwara Bahasa Jawa oleh komunitas Teater Sego Gurih akan tampil turut memberi hiburan. (Kandar)

Komentar

Komentar