Peringatan Hari Jadi Gunungkidul: Pentas Aneka Kesenian Selama 5 Hari

oleh -
Pembukaan pentas seni dan pameran kerajinan serta kuliner di alun-alun Wonosari. (KH)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Bupati bersama pejabat Forkopimda membuka pameran kerajinan, kuliner dan pentas panggung kesenian dalam rangka peringatan Hari Jadi Gunungkidul Ke 188, Selasa, (18/6/2019) di alun-alun Wonosari.

Pembukaan ditandai dengan memukul kentongan bersama-sama. Panitia penyelenggara, Drs. Agus Kamtono MM., menyampaikan, gelar pentas seni budaya dalam rangka peringatan hari jadi sekaligus sebagai sarana untuk mengembangkan, melestarikan, dan memberikan ruang sekaligus waktu serta penghargaan sepenuhnya pada pelaku seni budaya.

“Sekaligus untuk menangkal seni budaya manca negara yang tidak sesuai dengan kultur budaya kita. Pentas seni dan pameran kerajinan akan dilaksanakan Mulai tangal 18 hingga 22 Juni 2019,” kata Agus.

Dirinya menyebutkan, pendanaan kegiatan tersebut berasal dari APBD 2019. Selain diikuti oleh perwakilan pementas seni dari 18 kecamatan di Gunungkidul, pentas seni juga melibatkan perwakilan dari 4 kabupaten dan kota lain di DIY.

“Aka ada pemecahan rekor muri memakan Mie Jawa sebantak 5500 Gratis pada Jum’at, 21 Juni,” imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gunungkidul, Hj.Badingah S.Sos menyampaikan apreasi kepada para pegiat seni dan budaya yang ada di Gunungkidul. Pihaknya siap memberikan dukungan sebagai wujud mennjaga keistimewaan DIY serta memperkuat cinta terhadap seni budaya Gunungkidul.

Sementara itu, menurut dia, adanya pemecahan rekor MURI pembuatan 5500 porsi bakmi jawa yang dibagikan gratis akan menjadi ajang promosi kuliner khas Gunungkidul agar semakin dikenal luas.

Pembukaan gelar seni budaya tersebut diakhiri dengan pentas seni tari dan musik kolosal dengan tema “Gunungkidul Jaya” yang di sutradarai Agus Purwanto, S.Pd. Pementasan tari kolosal di mainkan sebanyak 150 penari-penari muda dari Kabupaten Gunungkidul. (Kandar)

Komentar

Komentar