Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Ngluwen Dihentikan

oleh -
Kecelakaan laut
Upaya pencarian korban kecelakaan laut. (Dok. SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Muhamad Rois (19) belum ditemukan sejak hilang sepekan lalu. Ia menjadi korban kecelakaan laut terseret ombak di Pantai Ngluwen, Saptosari Minggu 30 Mei 2021 lalu.

Tim SAR gabungan pada Sabtu, (5/6/2021) sore menghentikan operasi pencarian. Terkait penghentian pencarian itu disampaikan oleh Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto.

Meski radius pencarian telah diperlebar ke berbagai arah, namun hingga operasi ditutup keberadaan warga Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta itu belum ditemukan.

“Upaya pencarian yang dilakukan sebelumnya melibatkan personil dari SAR Satlinmas Wilayah II, Pol Air, TNI AL, Basarnas dan unsur relawan lainnya berjumlah kurang lebih 100 orang,” kata Surisdiyanto, Minggu (6/6/2021).

Namun demikian, meski operasi pencarian dihentikan, pemantauan tetap dilakukan di sekitar tempat kejadian serta di kawasan pantai yang lain yang ada di Gunungkidul. Pihaknya juga meminta kepada nelayan untuk menginformasikan dengan segera jika menemukan sesuatu yang dicurigai mengarah pada korban kecelakaan laut.

Sebagaimana diketahui, korban terseret ombak Pantai Ngluwen saat bermain bersama rekan-rekannya. Satu korban lain, Derbita Nadifa Sahira (19) warga Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia beberapa saat setelah musibah terjadi.

Gelombang laut pantai selatan diakui sulit diprediksi. Untuk itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono menghimbau kepada wisatawan untuk mematuhi imbauan tim SAR.

“Bermain air di pantai selatan sangat berbahaya. Yang bermain ke pantai harus waspada dan hati-hati,” tegasnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar