Pembatasan Wisatawan Goa Pindul, Dinas Panggil Pengelola

oleh -
Jumlah pengunjung Goa Pindul yang melebihi batasan. Foto: Heri Susanto.
iklan dispar
Jumlah pengunjung Goa Pindul yang melebihi batasan. Foto: Heri Susanto.
Jumlah pengunjung Goa Pindul yang melebihi batasan. Foto: Heri Susanto.

WONOSARI, (KH) — Ribuan wisatawan mengunjungi Goa Pindul saat liburan tiba. Tentu saja akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Disisi lain, jika keadaan ini dibiarkan, kerusakan ekosistem Goa Pindul lambat laun pasti akan terjadi.

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata, Disbudpar Gunungkidul Hari Sukmono mengaku, pemkab kesulitan untuk menertibkan jumlah wisatawan yang masuk menikmati keindahan Goa Pindul. Karena hingga saat ini belum ada peraturan yang jelas tentang pembatasan wisatawan.

“Dulu pernah ada kesepakatan, maksimal 3000 wisatawan perhari, tetapi ini harus kita kaji ulang demi keselamatan, kenyamanan dan ekosistem Goa,” ungkap Hari saat ditemui KH di ruang kerjanya, Selasa (6/1).

Dia menjelaskan, jumlah pengunjung yang masuk ke Goa Pindul harus segera dibatasi. Sehingga ekosistem yang didalamnya akan dapat terjaga. Hari mencontohkan, pengelolaan Goa Pindul sebenarnya bisa dilakukan seperti Kali Suci yang hanya memasukan wisatawan maksimal 200 orang setiap harinya.

“Kesepakatan 3000 wisatawan masuk Goa Pindul nampaknya juga tidak diindahkan oleh pengelola, karena kemarin saat liburan perhari lebih dari 4000 orang masuk Goa Pindul,” jelasnya.

Hari mengaku, batasan ideal jumlah wisatawan yang masuk Goa Pindul belum diketahui. Menurutnya perlu ada penelitian dan kajian lebih lanjut dari para ahli Goa untuk mengetahui batasan ideal wisatawan yang akan menikmati Goa Pindul sebagai destinasi wisata minat khusus.

“Harus ada kajian yang panjang dari para ahli goa. Ini memang harus segera dilakukan agar ekosistem Goa Pindul tetap terjaga,” terangnya.

Hari juga mengaku akan memanggil seluruh pengelola Goa Pindul pada Rabu (7/1) besok, untuk mengevaluasi kinerja bersama selama liburan kemarin. Dalam rapat bersama nanti, akan dibahas tentang pungutan retribusi, serta upaya pembatasan dan konsekuensi dari para pengelola.

Dihubungi terpisah, Subagyo ketua Pokdarwis Dewa Bejo mengaku untuk libur nasional semua operator, setiap harinya dapat memasukkan 4000 wisatawan. Dirinya mengaku mendukung upaya pemkab untuk membatasi jumlah wisatawan masuk ke Goa Pindul.

“Pengaturan semuanya kita serahkan ke pemkab, saat ini sudah ditarik retribusi, pemkab seharusnya sudah bisa mengatur lebih jelas,” ungkapnya. (Juju)

Komentar

Komentar