Pasar Oleh-oleh Cabean Jadi Pusat Kerajinan Tanjungsari

oleh -
iklan dispar

TANJUNGSARI, Kabarhandayani.– Pasar Oleh-oleh Argobinangun di Padukuhan Cabean, Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari yang telah diresmikan Bupati Gunungkidul Hj. Badingah S.Sos hingga kini terus berbenah diri. Meski tempat ini belum berjalan sesuai rencana, yaitu sebagai pusat oleh-oleh khas Kecamatan Tanjungsari dan oleh-oleh Gunungkidul pada umumnya, namun pembenahan demi pembenahan telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Ngestirejo.

“Nantinya pasar itu akan menyediakan jajanan khas Kecamatan Tanjungsari seperti pathilo, lempeng, dan berbagai kerajinan tangan yang lain. Saat ini sejumlah 8 kios sudah terpesan semua dan tinggal menunggu pembenahan agar pasar segera beroperasi secara maksimal. Saat ini semua pemanfaat pasar kami tujukan untuk warga Ngestirejo,” jelas Thomas Probowidiarto, Kepala Desa Ngestirejo, Jumat (30/5/2014).

Thomas melanjutkan, ada beberapa hal pembenahan di Pasar Oleh-oleh Argobinangun yang masih perlu dilakukan, di antaranya pengadaan fasilitas air bersih dan sarana pembuangan limbah. Pemerintah Desa Ngestirejo saat ini telah berkoordinasi dengan pemanfaat pasar untuk pembangunan fasilitas yang dirasakan masih kurang tersebut. Selain itu, lanjut Thomas, pemaksimalan pengoperasian pasar ini nantinya akan diseimbangkan dengan kondisi keramaian Jl. Wonosari-Krakal sebagai akses penunjang utama keberadaan pasar ini.

“Target utama pemasaran pasar ini sebenarnya untuk melayani wisatawan jalur Wonosari-Krakal. Nanti kalau jalur ini semakin ramai, pasar ini dipastikan sudah siap melayani wisatawan,” lanjutnya.

Pantauan Kabarhandayani di lokasi pasar, hingga saat ini baru kios paling utara yang telah dimanfaatkan warga sebagai warung makan.

“Untuk sementara memang baru satu kios disebelah ujung utara itu yang dipakai oleh pemanfaat untuk warung makan,” pungkas Thomas. (Sumaryanto/Hfs)

Komentar

Komentar