Parsi, Warga Nglipar Yang Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

oleh -
Parsi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. foto: istimewa.
kadhung tresno
Parsi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. foto: istimewa.

NGLIPAR, (KH),– Setelah hilang selama lima hari sejak Selasa, (13/3) lalu, Parsi (65) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Penemuan jasad parsi diawali dengan adanya bau yang menyengat.

Sebelum hilang, warga Padukuhan Kwarasan Wetan, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul tersebut diketahui pergi meninggalkan rumah hendak ke ladang. Ketidakpulangan Parsi membuat warga berusaha mencari keberadaannya. Pencarian selanjutnya juga dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai unsur.

Kepala Padukuhan Kwarasan Wetan, Dalsudi mengatakan, Sabtu, (17/3/2018) dirinya bersama Sigit, warga setempat saat berjalan mencium bau menyengat. Setelah sumber bau didekati ternyata terdapat mayat.

Spontan, muncul dugaan bahwa mayat tersebut merupakan jasad Parsi. “Kami lantas memanggil warga lain dan memberitahu keluarga Mbah Parsi untuk memastikan,” terang Dalsudi.

Berdasar keterangan Waluyo, anak korban, jasad tersebut diyakini merupakan ayahnya. Untuk memastikan, pihak kepolisian bersama tim gabungan membawa mayat tersebut ke RSUD Wonosari untuk diidentifikasi.

“Keterangan keluarga dikuatkan dengan cirri-ciri pakaian yang menempel di jasad sama dengan pakaian yang dikenakan korban saat pergi ke ladang,” tandas Dalsudi.

Kapolsek Nglipar, AKP Kasiwon menjelaskan, berdasar hasil dari pemeriksaan luar diketahui bahwa di jasad Parsi tidak ditemukanya tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga menolak adanya tawaran dari pihak berwajib untuk dilakukan otopsi.

“Kemudian berdasarkan dengan data sidik jari dan data rekam E-KTP hand help milik korban bisa dipastikan mayat yang ditemukan tersebut adalah mbah Parsi,” urai Kapolsek.

Berdasar informasi yang dihimpun dari pihak keluarga dan tetangga, Parsi diketahui memiliki riwayat sakit darah tinggi. (Kandar)

Komentar

Komentar