Operasi Pencarian Korban Laka Laut Jungwok Dihentikan

oleh -
Penemuan kaos diduga milik korban laka laut Jungwok. Dok; SAR Wil I.
iklan dispar
Penemuan kaos diduga milik korban laka laut Jungwok. Dok; SAR Wil I.
Penemuan kaos diduga milik korban laka laut Jungwok. Dok; SAR Wil I.

GIRISUBO,(KH)— Tim Search And Resque (SAR) Wilayah 1 mulai hari ini menghentikan operasi pokok pencarian korban kecelakaan laut di Pantai Jungwok Jepitu Girisubo yang terjadi pada Selasa 3/3/2015) lalu. Hal ini dilakukan setelah Tim SAR berkoordinasi dengan keluarga korban.

“Kita sudah berkoordinasi dengan keluarga korban, kita sepakat pencarian kita hentikan hari ini,” kata Koordinor Search And Resque (SAR) Wilayah I, Sunu Handoko Bayu Sagara, dalam release yang dikirim kepada media, Senin (9/3/2015).

Handoko menjelaskan, setelah operasi pencarian korban dihentikan, personil akan ditarik untuk kembali fokus berjaga di masing-masing titik jaga. “Kita akan tarik pasukan untuk fokus berjaga dimasing-masing pantai agar tidak terjadi kecelakaan laut lagi,” kata Handoko.

Kendati secara menyeluruh proses pencarian korban dihentikan, jika sewaktu waktu ada laporan terdapat benda yang mencurigakan di laut, Tim SAR akan sigap merespon laporan. “Jika ada laporan, kita (Tim SAR) siap melakukan evakuasi korban,” terangnya.

Menurutnya, Tim SAR sudah melakukan pencarian melebihi Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang pencarian korban kecelakaan laut. “SOP pencarian seharusnya hanya 3 hari. Kita sudah berusaha lebih, namun pencarian masih belum membuahkan hasil,” ucap dia.

Selama pencarian berlangsung, masih kata Handoko, berbagai kendala seperti tingginya gelombang, angin, serta hujan sempat mewarnai proses pencarian korban. Kendala ini terjadi pada hari pertama pencarian hingga hari ke empat. “Kita hanya berhasil menemukan baju yang dikenakan korban,” ulas Handoko.

Diberitakan sebelumnya, Sapto Widodo, warga Timbul Rejo, Sendang Rejo, Sayegan, Sleman terseret arus di Pantai Jungwok, Girisubo, Gunungkidul. (Juju)

Komentar

Komentar