Ngebut Kejar Suara Sirine, Pelajar Justru Tabrakan dengan Mobil Pemadam

oleh -
kecelakaan lalu lintas
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.

WONOSARI, (KH),– Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang empat Pancuran Dusun Besari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa, (25/1/2022) dini hari sekitar pukul 02.38 WIB.

Peristiwa kecelakaan terjadi antara pengendara motor dengan salah satu mobil pemadam kebakaran yang sedang melaju hendak memadamkan api pada musibah kebakaran yang terjadi di Kapanewon Semanu

Naifnya, insiden tersebut bermula karena pengendara motor yang masih berstatus pelajar penasaran dengan sirine yang meraung. Kemudian memacu motor berniat mencari sumber suara untuk melihatnya.

Celakanya, pengendara motor justru terlibat kecelakaan dengan mobil yang sedang melaju menuju lokasi musibah.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto menginformasikan, pengendara motor atas nama Nova Ritama warga Sukorejo, RT 05/09, Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul mengalami tabrakan dengan mobil pemadam.

Akibatnya, korban mengalami luka sobek kaki kanan dan kiri serta patah kaki sebelah kiri. Ia di rawat di RSUD Wonosari. Sementara pemboncengnya Revangga Danu Saputra warga Logandeng Playen mengalami luka lecet pada dagu kiri dan nyeri di dada. Revangga juga dirawat di RSUD Wonosari.

Adapun pengendara mobil pemadam kebakaran, bernomor polisi AB 8450 RD atas nama Wiwit Nurcahyo tak mengalami cidera.

“Ketiga mobil pemadam kebakaran berjalan dari arah barat/Siraman menuju ke arah timur/Wonosari dengan membunyikan sirine. Korban yang pada saat itu berada di warung angkringan depan MTS Wonosari mendengar suara sirine penasaran. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AB 5340 UF berniat mengejar untuk melihat,” papar AKP Suryanto menjelaskan kronologi, Selasa (25/1/2022) pagi.

Lanjutnya, korban melaju dari arah utara bermaksud mengikuti iring-iringan mobil Pemadam kebakaran. Kemudian Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada jalan simpang empat sedang melintas mobil pemadam kebakaran yang melaju.

Untuk mobil pemadam kebakaran urutan 1 dan 2 Sudah terlebih dahulu melewati simpang empat ke arah timur. Pada saat mobil ke 3 melintas di persimpangan empat pancuran, dari arah utara sedang melaju korban dan temannya dengan kecepatan tinggi. Pengemudi mobil pemadam kebakaran yang terakhir berusaha melakukan upaya pengereman, akan tetapi karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadi tabrakan.

Kepala UPT Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Gunungkidul, Bambang Supriyana mengimbau, masyarakat dimohon kehati-hatianya, terutama pada saat malam hari terutama di perempatan jalan raya.

“Kami juga menghimbau bilamana ada kendaraam membunyikan sirine mohon masyarakat memberi prioritas kesempatan lewat karena ada penanganan darurat,” imbau dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar