Mudik Dilarang, Dispar: Kunjungan Wisata Pasti Menurun

oleh -
dinas pariwisata gunungkidul
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL , (KH),– Mudik Lebaran untuk tahun ini dilarang. Kebijakan pemerintah pusat tersebut diambil demi mencegah gelombang pergerakan masyarakat dalam jumlah besar. Adapun tujuannya, agar tidak terjadi ledakan kasus Covid-19.

Dampak aturan tersebut diyakini akan sangat berdampak pada kunjungan wisata pada libur Lebaran nanti.

“Pastinya tidak akan seramai seperti libur Lebaran sebelum pandemi,” kata Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti Minggu (11/4/2021).

Dengan adanya kebijakan itu, momentum libur Lebaran pihaknya mengaku hanya sebatas mengandalkan kunjungan wisatawan lokal. Sebab, potensi kunjungan dari kota besar atau perantau menjadi tidak ada.

Namun demikian, setidaknya tetap ada kenaikan jumlah pengunjung dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Asti menambahkan, wisatawan luar Gunungkidul yang akan banyak berkunjung nanti diantaranya datang dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono menyebutkan, tingkat kunjungan wisatawan asal Jawa Tengah tidak bisa diremehkan.

Berdasar data beberapa waktu lalu, prosentase jumlah wisatawan asal Jawa Tengah jumlahnya paling tinggi, yakni mencapai 25,5 persen.

“Sisanya dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Data tersebut berdasar survei Dispar Gunungkidul pada Oktober 2019 – Maret 2020 lalu,” tukas dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar