Mewariskan Nilai Pendidikan, Guru SMK N 3 Wonosari Terbitkan Buku Antologi Cerpen

oleh -
buku
Guru SMK N 3 Wonosari menerbitkan buku. (KH/Kandar)

WONOSARI, (KH),– SMK N 3 Wonosari, Gunungkidul menerbitkan buku antologi cerpen berjudul Secercah Mimpi, Jumat (4/6/2021). Buku tersebut ditulis oleh 26 guru dan 1 alumni.

Penerbitan buku merupakan rangkaian workshop kepenulisan cerpen yang digelar oleh Perpustakaan SMK N 3 Wonosari Februari lalu.

“Ini out put workshop penulisan cerpen saat pandemi. Sebagaimana diketahui pembelajaran tatap muka tidak ada karena pandemi. Maka buku menjadi salah satu sarana pengganti kegiatan pembelajaran bagi siswa,” kata Kepala Perpustakaan Nabha Widya Pustaka, Cahyaningsih disela launching buku.

Karena pembelajaran tatap muka terhalang, guru, sebagai hidden curriculum tak dapat menunjukkan secara langsung keteladanan atau nilai-nilai seperti saat pembelajaran tatap muka. Maka, terang Cahyaningsih, buku menjadi sarana penggantinya. Guru-guru di SMK N 3 Wonosari ingin memberikan value yang sebelumnya terdapat dalam proses pembelajaran kemudian diganti melalui buku. Guru juga mengaku ingin sekaligus memberikan legacy atau warisan.

iklan upk hari jadi

“Buku abadi. Tidak hanya untuk siswa hari ini, tetapi bagi siswa generasi selanjutnya,” imbuh Cahyaningsih.

Nilai-nilai, diantaranya pendidikan karakter dapat diambil dari cerpen yang telah ditulis. Sebab, keseluruhan temanya memang terkait pendidikan. Tak hanya itu saja, setting dalam cerpen selalu diambil dari pengalaman interaksi guru selama di sekolahan, baik dengan siswa maupun dengan pendidik lain.

Cahyaningsih menambahkan, 100 eksemplar buku dapat diterbitkan melalui kerjasama dengan penerbit asal Bandung. Sementara waktu, buku akan dibagi kepada kalangan terbatas.

Kepala SMK N 3 Wonosari, Susanto mengapresiasi semangat guru SMKN 3 Wonosari dalam menulis cerpen yang dikoordinir oleh kepala perpustakaan.

“Terima kasih atas keberhasilan kepala perpustakaan mendampingi 26 guru dan 1 alumni dengan beragam latar belakang dapat mewujudkan cerpen hingga diterima penerbit. Kita dorong agar cerpen tersebut dapat sampai ke tangan pembaca terutama warga sekolah dan alumni,” kata Susanto.

Terbitnya cerpen tersebut, lanjut dia, dapat menjadi tauladan bagi siswa-siswi SMK N 3 agar gemar membaca yang akhirnya juga mampu membuat karya seperti gurunya. Sekolah berkomitmen memfasilitasi karya tulis selanjutnya. Dengan penekanan lebih dipertajam pada sisi pendidikan karakter.

Sementara itu, Kasi Pembinaan dan Pengembangan Bidang Perpustakaan, Adriana Agung saat hadir dalam launching menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas karya dari para pendidik dan alumni SMKN 3.

“Merupakan wujud keberlangsungan dunia pendidikan. Untuk itu harus kita upayakan untuk menanamkan spirit literasi demi merubah peradaban menuju generasi yang lebih baik,” kata Adriana.

Pihaknya berharap, karya-karya tersebut dapat menjadi investasi dan menginspirasi generasi yang kelak dapat menjadikan Kabupaten Gunungkidul DIY menjadi lebih maju dan sejahtera. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar