Menristek Minta Agar BPTBA LIPI Yogya Terlibat Tangani Stunting dan Kembangkan Kakao

oleh -
Menristek/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Ph.D berkunjung ke BPTBA LIPI Yogyakarta. (istimewa)

Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai bidang riset yang penting dalam bidang pangan (Food Science and Technology Center) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.

Dalam paparannya, Menristek/BRIN menitipkan tiga hal penting yang perlu dilakukan oleh BPTBA LIPI dalam mendukung percepatan pembangunan di Indonesia.

Pertama, BPTBA LIPI harus berupaya mencari solusi penanganan stunting karena merupakan salah satu masalah yang sangat krusial di Indonesia. Salah satu dampak buruknya yakni anak usia sekolah yang mengalami stunting akan kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah.

Kedua, BPTBA LIPI harus bisa mendorong UKM-UKM lebih banyak lagi untuk berkembang lebih besar melalui sentuhan teknologi dan sentuhan digital. Sentuhan teknologi dapat meningkatkan hasil produksi UKM dan sentuhan digital dapat memperluas akses pasar UKM.

“BPTBA LIPI harus bisa mengembangkan deteksi bahan halal secara tepat dan cepat dengan akurasi tinggi,” terang Bambang Permadi menyampaikan pesan ke tiga.

Selain tiga poin penting tersebut, Menristek/BRIN berharap BPTBA LIPI dapat mengembangkan sumberdaya hayati lokal seperti Kakao. Sebab, Indonesia merupakan penghasil Kacko terbesar ketiga di dunia namun belum bisa bersaing dengan Swiss yang dapat menghasilkan coklat yang bernilai ekonomi tinggi. (*)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar