Lagi-Lagi Gantung Diri, Kini Terjadi Di Wilayah Ngawen

oleh -
Polsek Ngawen bersama tim medis memeriksa pelaku gantung diri di Ngawen.
iklan dispar
Polsek Ngawen bersama tim medis memeriksa pelaku gantung diri di Ngawen.

NGAWEN, (KH)— Pertanyaan besar, langkah urgen seperti apa yang semestinya dilakukan?. Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Gunungkidul, kali ini dilakukan oleh warga Padukuhan Bejono, Desa Beji Kecamatan Ngawen.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Polsek Ngawen, Suwandi (49) merupakan pelaku yang akhirnya meninggal setelah melakukan aksi nekat gantung diri. Kapolsek Ngawen, AKP Tri Wibowo, S.H melalui Kanit Reskrim Polsek Ngawen, Kasto, menginformasikan, pelaku gantung diri ditemukan pertama kali oleh Harno (50) warga setempat.

Kronologi diawali dengan kepergian pelaku dari rumah sejak Senin, (30/1/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Tetapi hingga Selasa dini hari pelaku belum pulang. Harno bersama tetangga yang lain kemudian berinisiatif mencarinya.

Begitu mengagetkan, sekitar pukul 03.00 WIB pelaku ditemukan dalam keadaan menggantung pada pilar atap dapur di rumah kosong milik Suparni warga setempat. Kejadian tersebut oleh saksi dan tetangga langsung dilaporkan ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Ngawen.

“Anggota mendatangi TKP bersama tim medis Puskesmas ngawen I. Melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian,” terang AKP Tri Wibowo.

Setelah dipastikan kematian murni secara gantung diri, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Berdasar penelusuran, dugaan penyebab pelaku melakukan bunuh diri sama dengan dugaan alasan-alasan tindakan yang dilakukan oleh pelaku-pelaku terdahulu, antara sakit, ekonomi dan depresi.

“Berdasar keterangan, pelaku mengidap penyakit kanker usus. Meski sudah dioperasi tetapi tidak sembuh. Sementara itu istri pelaku juga menderita penyakit gagal ginjal,” urainya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino menyebutkan, pihaknya mencatat bahwa sudah terdapat 5 pelaku gantung diri di Gunungkidul yang meninggal dunia. “Berarti 6, yang hari ini belum masuk ke saya,” jawabnya. (Kandar)

Komentar

Komentar