KPP Pratama Wonosari Gelar Pekan Panutan Pajak

oleh -
KPP Pratama Wonosari Gelar Pekan Panutan Pajak. Foto: Atmaja.
iklan dispar
KPP Pratama Wonosari Gelar Pekan Panutan Pajak. Foto: Atmaja.
KPP Pratama Wonosari Gelar Pekan Panutan Pajak. Foto: Atmaja.

WONOSARI,(KH) — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Wonosari selenggarakan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh orang pribadi tahun pajak 2014, mulai Senin (16/03/2015). Hadir dalam acara tersebut Bupati Gunungkidul beserta unsur Muspida Kabupaten Gunungkidul.

Kepala KPP Pratama R. Soleh Abdulrahman mengatakan, pada tahun 2014 tingkat kesadaran wajib pajak berdasarkan jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan sebanyak 24.729 wajib pajak. Dibandingkan dengan jumlah wajib pajak yang terdaftar sebanyaj 33.305 orang, atau baru 74.25 persen dari wajib pajak yang terdaftar.

Menurutnya, target penerimaan KPP Pratama Wonosari pada tahun 2014 sebesar Rp 123,9 milyar dan berhasil terealisasi sebesar Rp. 124.2 milyar atau 100.26 persen. Dengan hasil positif pada tahun 2014, KPP Pratama Wonosari berani menaikan target sebesar Rp 181.7 milyar pada tahun 2015.

Soleh menambahkan, dari hasil kegiatan pengawasan pembayaran masa terhadap wajib pajak orang pribadi usahawan pada tahun 2014, tercatat sebanyak 3.624 wajib pajak. Dari 3.624 wp op yang tercatat melakukan pembayaran pajak baru 1.569 wajib pajak, atau baru 43.29 persen dengan total nilai pembayaran sebesar Rp 7,2 milyar. WP orang pribadi usahawan ini memiliki kontribusi terhadap penerimaan sebesar 5,84 persen.

“Sedangkan sebanyak 2.055 wajib pajak atau 56,71 persen belum melakukan pembayaran,” katanya.

Digelarnya Pekan Panutan tahun 2015 ini, menurutnya dapat mendorong kesadaran wajib pajakĀ  terutama wajib pajak orang pribadi usahawan yang selama tahun 2014 belum melakukan pembayaran pajak. Acara ini akan dilakukan secara berkesinambungan dengan harapan bisa mendorong kesadaran masyarakat dalam hal kewajiban membayar pajak.

“Selain masyarakat umum, kepada masyarakat yang mempunyai usaha dan belum terdaftar sebagai wajib pajak agar segera mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. Selanjutnya bisa melakukan pembayaran pajak sesuai dengan ketentuan perundang udangan yang berlaku,” jelas Soleh.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos mengatakan, Pemkab Gunungkidul akan membantu mendorong kesadaran wajib pajak. Terlebih kepada para pegawai negeri sipil menjadi perhatian khusus pihaknya.

“Dengan jargon KPP Pratama “Simbah Tarman” kepanjangan dari “Sing Mbayar Tambah Targete Nyaman“, diharapkan pencapaian target pajak KPP Pratama Wonosari pada tahun 2015 dapat tercapai,” pungkas Soleh. (Atmaja).

Komentar

Komentar