Klaster Calon Pengantin di Nglipar Sebabkan 13 Warga Tertular COVID-19

oleh -
covid-19
ilustrasi.
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Proses persiapan pernikahan sebabkan penularan COVID-19 di Kapanewon Nglipar, Gunungkidul.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty menyebutkan. Calon pengantin yang terkonfirmasi positif COVID-19 menyebabkan 13 warga di sekitarnya terinfeksi COVID-19.

Hal tersebut dibenarkan Panewu Nglipar, Setyawan. Calon pengantin diketahui terinfeksi COVID-19 setelah melakukan tes swab sebagai salah satu persyaratan. Hasilnya keluar menunjukkan mereka positif COVID-19. Warga yang datang turut mempersiapkan hajatan pun ikut dites. Dari hasil tes diketahui 13 warga telah terinfeksi.

“Sehingga hari ini terdapat penambahan kasus baru sebanyak 104,” kata Dewi Rabu, (16/2/2022).

Sebelumnya juga terdapat klaster penularan dalam jumlah besar, yakni di Ponpes di wilayah Playen. Sebanyak 41 santri terinfeksi dalam beberapa waktu terakhir.

“Seluruhnya menjalani isolasi mandiri di asrama Ponpes. Tracing masih dilakukan,” sambung Dewi.

Dengan adanya klaster Ponpes dan calon pengantin, terdapat juga klaster penularan keluarga yang tersebar di berbagai wilayah. Hingga saat ini jumlah warga Gunungkidul yang terinfeksi dalam perawatan mencapai 320 orang.

“Yang dirawat atau isolasi di rumah sakit ada 16. Terbagi di RSUD Wonosari dan RS Panti Rahayu,” tukas Dewi. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar