Kisah Sedih Keluarga Tukino, Rumahnya Tinggal Puing Abu

oleh -
iklan dispar

KARANGMOJO, kabarhandayani.- Tukino (50), warga Padukuhan Sokoliman I RT 03 RW 19, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo masih terlihat syok atas peristiwa kebakaran yang menimpa rumahnya, Kamis (31/7/2014) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin.
Wajah Tukino masih terlihat sayu. Ia bersedia menceritakan sedikit demi sedikit peristiwa menakutkan yang tidak pernah ia kira sebelumnya. Sesekali ia menyatakan syukurnya, karena keadaan nahas tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa.
“Saat kejadian berlangsung, saya kebetulan tidak di rumah, karena sedang mengurus salah satu anggota keluarga di rumah sakit,” ujar Tukino saat ditemui dirumahnya, Jumat, (1/08/2014).Dalam peristiswa yang terjadi menjelang magrib, tidak ada barang berharga milik Tukino yang berhasil diselamatkan. Seluruh perabot miliknya hangus dilalap si jago merah dalam waktu sekejap. Kini Tukino beserta 5 anggota keluarganya hanya mengaku pasrah.
Menurut penuturan Tukino, kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Diketahui 3 rumah kayu berbentuk limasan, kampung dan lintring miliknya habis dalam hitungan menit. Kencangnya angin waktu kejadian membuat kobaran api cepat merambat meluluhlantakkan seluruh rumahnya.
Kini, sebanyak 6 jiwa anggota keluarga Tukino harus menempati tenda darutat seadanya. Tindakan ini dilakukan karena seluruh harta dan rumahnya ludes terbakar. Rumah Tukino yang berdiri kokoh kini berubah menjadi tumpukan arang yang berserakan. Sesekali asap sisa kebaran masih terlihat keluar pada beberapa bagian sisa kebakaran.
Kebakaran yang menimpa rumah Tukino mendatangkan keprihatian dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi didampingi Kepala pelaksana BPBD Budi Harjo berkesempatan mengunjungi rumah korban pada pagi tadi, Sabtu (1/8/14)..
Dalam kesempatan tersebut, Immawan Wahyudi secara simbolik memberikan bantuan logistik berupa makanan, alat dapur, pakaian, selimut dan peralatan mandi. Imawan juga meminta perangkat desa setempat, BPBD bergerak cepat agar rumah Tukino kembali dapat dibangun.
“Saya dan Ibu Bupati (Hj. Badingah S.Sos) menyampaikan turut prihatin atas kebakaran ini. Semoga keluarga Bapak Tukino diberikan ketabahan,” kata Immawan disambut tangis haru keluarga Tukino.
Koordinator Pelaksana BPBD Gunungkidul Budi Harjo meminta dukungan dan peran aktif masyarakat setempat untuk kembali membangun rumah Tukino. Menurutnya, kearifan lokal dan semangat gotong royong dapat membantu pembangunan kembali rumah Tukino yang terbakar.
Hingga kini belum diketahui apa penyebab pasti kebakaran yang menimpa rumah milik Tukino. Dugaan sementara kebakaran yang terjadi akibat adanya korsleting listik pada instalasi rumah Tukino. (Juju/Jjw).

Komentar

Komentar