Jalan Manthous Sebagai Jalan Kenangan

oleh -
iklan dispar

PLAYEN, kabarhandayani.– Anindya Janu Wardana anak bungsu sang maestro campursari Alm. Manthous, berkaca-kaca saat bupati Gunungkidul Hj. Badingah S.Sos resmi mengganti jalan Playen-Wonosari yang semula benama jalan Pramuka, menjadi jalan Manthous, Kamis (22/5/2014).

Moment perayaan di hari jadi Kabupaten Gunungkidul, jalan Playen-Wonosari kini resmi menjadi Jalan Manthous. Pergantian tersebut sesuai dengan Surat Keputusan No. 140/KPTS/2014. Peresmian jalan dilaksanakan bupati dan dihadiri Muspida Gunungkidul serta Muspika Playen.

“Nama Alm. Manthous kita gunakan sebagai nama jalan untuk mengapresiasi karya beliau. Melalui jalan ini, kita akan mudah mengenang bahwa Manthous merupakan seniman besar dari Gunungkidul,” kata Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah. S.Sos.

Putri Bungsu Alm. Manthous Anindya Janu Wardana merasa bangga nama ayahnya digunakan sebagai nama jalan. Menurutnya, perhatian pemerintah Kabupaten Gunungkidul cukup besar kepada sang maestro campursari tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Gunungkidul, beberapa penghargaan sudah kami terima,” ucapnya.

Jalan Playen-Wonosari yang panjangnya kurang lebih 4 kilometer tersebut kini akan menjadi jalan kenangan bagi keluarga Alm. Manthous khusunya dan warga masyarakat Gunungkidul pada umumnya. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar