H-2 Lebaran Kedatangan Bus AKAP Terlambat, Aktivitas Terminal Dinilai Sepi

oleh -
(ilustrasi) Bus reguler datang masuk ke Terminal Dhaksinarga membawa pemudik ke Gunungkidul. KH/ Kandar
iklan dispar
Bus reguler datang masuk ke Terminal Dhaksinarga membawa pemudik ke Gunungkidul. KH/ Kandar
Bus reguler datang masuk ke Terminal Dhaksinarga membawa pemudik ke Gunungkidul. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)— H-2 Lebaran, aktivitas di terminal Dhaksinarga Wonosari dinilai tak menunjukkan pengingkatan yang serius. Meski tercatat pada Pos Wasdal Dishubkominfo yang berada di terminal, puluhan bus dan ribuan pemudik telah datang.

Rekapitulasi angkutan Lebaran 1437 H untuk angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) data sejak H-7 (29 /6/2016) hingga H-3 kemarin ada sebanyak 82 bus datang dengan jumlah 1.683 penumpang.

Kepala UPT Terminal, Trisulo Hantoko, SE, mengatakan, mestinya H-2 merupakan puncak arus mudik, kenyataannya kondisi terminal tidak terlalu sibuk. Disebutkan, kedatangan pemudik juga mengalami keterlambatan terutama yang melalui jalur Brebes.

“Perjalanan dari jakarta menuju Gunungkidul hingga dua hari dua malam, saat melintas di Brebes macet parah,” Kata Nonot salah satu kru armada yang membawa 45 penumpang saat tiba di terminal, Senin, (7/4/2014).

Perjalanan yang semestinya membutuhkan durasi 12 hingga 14 jam itu harus ditempuh sekitar 34 jam lebih lama. Berbeda dengan perjalanan dari Jakarta, Wiwik, pemudik dari Bandung yang pulang ke Semanu ini mengatakan, perjalanannya ke Gunungkidul cukup lancar.

“Soalnya lewat jalur selatan, dari sana pukul 19.00 WIB kemarin, tadi sampai di terminal Wonosari pukul 09.15 WIB,” katanya saat menunggu dijemput.

Trisulo menambahkan, selain arus datang, kondisi arus berangkat dinilai juga hampir sama dengan tahun kemarin, bus berangkat tercatat ada 82 armada dengan jumlah penumpang sebanyak 283 orang.

“Kondisi angkutan umum rata-rata sama dengan tahun kemarin,” kata Trisulo lagi. (Kandar).

Komentar

Komentar