Gunungkidul Miliki Gedung Informasi Pertanian di 18 Kapanewon

oleh -
Pertanian
Gedung pusat informasi pertanian berada di tiap BPP di Gunungkidul. (dok. DPP)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Sistem informasi seputar pertanian dengan perangkat multimedia dikembangkan Dinas Pertanian Pangan (DPP) Gunungkidul. Inovasi yang belum lama dilaunching tersebut berupa Gedung Informasi Pertanian atau Agriculture War Room (AWR) Kostra Tani.

AWR merupakan fasilitas penunjang yang ada di tiap Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 18 kapanewon. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyambut baik langkah dan inovasi bidang pertanian itu guna menyejahterakan masyarakat.

“Oleh karena itu besar harapannya gedung yang diresmikan dapat berfungsi dengan baik serta terbuka bagi masyarakat petani di seluruh kapanewon,” harap Sunaryanta beberapa waktu lalu.

Sunaryanta meminta agar fasilitas yang ada benar-benar diutamakan untuk melayani para petani.

Saat mencoba fasilitas AWR Pada saat operasional gedung AWR Kostra Tani, Bupati Gunungkidul berhasil terhubung dengan para PPL di 18 BPP.

Dalam kesempatan operasional pertama fasilitas AWR, Bupati sempat bertanya ke BPP Kapanewon Ngawen perihal rencana tanam pada musim kemarau setelah dibangunnya beberapa infrastruktur air. Tanpa terkendala akses internet, penyuluh dari BPP Ngawen memaparkan segenap persiapan musim tanam kemarau.

Bersamaan dengan launching AWR, juga dioperasikan berbagai data pertanian antara lain meliputi: data eRDKK 2022, Laporan Tanam Padi, Jagung dan Kedelai serta Hortikultura.

Sebelumnya, Kepala DPP, Rismiyadi melaporkan bahwa Keberhasilan penyelenggaraan penyuluhan pertanian tidak terlepas dari dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul melalui DPP melaksanakan pembangunan ruang informasi dan penyediaan sarana keinformasian.

“Tujuan pembangunan gedung informasi dan penyediaan sarana dan prasarana informasi diharapkan mampu meningkatkan peran BPP sebagai Pusat Data dan Informasi, Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran, Pusat Klinik Konsultasi Agribisnis,
Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan Gedung Informasi atau Agriculture War Room (AWR) beserta sarana dan prasaranya.

“Segenap fasilitas akan dimanfaatkan oleh BPP untuk mendorong terwujudnya Pertanian yang Maju Mandiri dan Modern dalam hal : Penyediaan Data online berupa Penyediaan data kelompok tani melalui updating data Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), pemyediaan data komoditas strategis pertanian dengan melaksanakan updating data mingguan, Laporan Utama Kementrian Pertanian, penyediaan data Rencana definitif kebutuhan pupuk kelompok tani melalui sistem eRDKK,” paparnya.

Dapat dimanfaatkan pula sebagai ruang informasi untuk mengikuti pertemuan secara online dengan Kementerian Pertanian pada acara Menteri Sapa Penyuluh dan Petani (MSPP) setiap hari Jum’at jam 09.00 WIB, Materi tentang Kebijakan Kementerian Pertanian dan Teknologi Pertanian dengan narasumber Direktorat Jendral Kementrian Pertanian. Berikutnya ada Ngobrol Asyik (Ngobras) dengan Kepala Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian setiap hari Selasa jam 09.00 WIB.

“Materinya tentang teknologi pertanian terapan , jejaring kemitraan, dan metode penyuluhan bersama pemateri para praktisi dan Penyuluh Pertanian,” tukas Rismiyadi. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar