Empat Puluh Tahun Setia Jualan Pecel

oleh -
kadhung tresno

KARANGMOJO, kabarhandayani.– Pecel ialah makanan yang menggunakan bumbu kacang sebagai komposisi utamanya. Tidak tahu dari mana pecel berasal, beberapa daerah mengklaim mempunyai ke-khasan sendiri di tiap- tiap kota.
Namun menurut sejarah pecel sangat familiar di daerah Madiun, Jawa Timur. Walaupun demikian, pecel juga akrab dengan lidah orang Gunungkidul.
Seperti usaha yang dijalani oleh Jumirah (84) bisa bertahan hingga saat ini. Nenek yang mengaku asli warga karangmojo ini mengungkapkan kalau dia sudah berjualan pecel kurang lebih 40 tahun tahun di pasar Tenger Karangmojo.
Dalam keseharianya, simbah yang sudah memiliki 3 orang buyut ini berujar kalau dalam sehari-hari kecuali hari pasaran pahing dia mendapat untung antara Rp 40.000,00 hingga Rp 50.000,00, Tetapi kalau hari pasaran pahing bisa mendapat Rp. 75.000,00.
“Pendapatan yang saya peroleh cuma cukup untuk kebutuhan sehari-hari mas, ga cukup untuk di tabung. 
Karena himpitan hidup yang makin berat, jadi harus pandai pandai menyiasati yang sudah ada dan dijalani dengan sepenuh hati,” jelasnya kepada KH, Sabtu  (12/07/2014). (Jhody/Hfs)

Komentar

Komentar