Disebut Trauma Cahaya Terang, Kakek Bunuh Diri Di Pohon Nangka

oleh -
Warga Semanu dan petugas polsek melkaukan evakuasi terhadap jasad korban gantung diri. foto: istimewa.
iklan dispar
Warga Semanu dan petugas polsek melakukan evakuasi terhadap jasad korban gantung diri. foto: istimewa.

SEMANU, (KH),– Diduga mengalami gangguan psikologi berupa trauma takut dengan situasi cahaya terang benderang, seorang kakek, Sutrisno Kardi (60) gantung diri di pohon nangka, Minggu, (9/12/2018).

Warga Dusun Jelok, Desa, Pacarejo, Kecamatan Semanu tersebut diketahui dalam kondisi gantung diri pertama kali oleh tetangga korban, Suratmi (30).

Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi Mulyono menginformasikan, berdasar penelusuran yang dilakukan, saksi setiap pagi biasanya membangunkan korban, atau menengoknya ketika korban sudah beraktivitas.

“Saat dicari di rumah, korban sudah tidak ada di dalam rumah. Lantas saksi mencari di belakang rumah,” terang Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi Mulyono.

Kaget, bukan main, saksi mendapati korban dalam kondisi tergantung di pohon Nangka yang cukup tinggi. Saksi lantas memanggil warga lain. Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Semanu.

Berdasar informasi yang dihimpun, pelaku mengalami gangguan psikologi  atau trauma takut situasi cahaya terang benderang. Karena berdasar pemeriksaan tim medis dan petugas Polsek tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, korban kemudian dikebumikan. (Kandar)

Komentar

Komentar