Dinkes Gunungkidul Berencana Lakukan Swab OPD Yang Rutin Lakukan Pelayanan Publik

oleh -
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty. (KH/Kandar)
kadhung tresno

WONOSARI, (KH),– Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul berencana melakukan tes swab personil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki risiko tinggi terjadi penularan COVID-19.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, OPD-OPD tersebut akan dipilih berdasar prioritas, utamanya dilihat dari aktivitasnya melakukan pelayanan kepada publik.

“Seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Sekretariat Daerah. Pemilihannya karena berinteraksi dengan masyarakat langsung atau sering banyak tamu,” kata Dewi Irawaty belum lama ini.

Pihaknya tidak akan mematok target jumlah sasaran pegawai atau personil di OPD-OPD tersebut. Sebab, capaiannya akan menyesuaikan kemampuan laboratorium di Yogyakarta.

“Kami selalu komunikasikan dengan laboratorium. Tidak dapat melakukan swab tiba-tiba dalam jumlah banyak. Sebab kemampuan laboratorium terbatas,” imbuh Dewi.

Sementara itu, dalam pembaharuan informasi perkembangan COVID-19, Senin (31/8/2020) Dewi mengungkapkan, ada 4 kasus baru yang menyusul dirawat.

Secara rinci, kasus baru dialami laki-laki berumur 41 dan 51 tahun asal Kapanewon Patuk. Berdasar hasil penelusuran keduanya terpapar COVID-19 karena memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah.

Sementara dua lainnya diantaranya laki-laki berumur 40 dan 35 tahun asal Kapanewon Semin.

“Keduanya memiliki riwayat kontak dengan kasus terkonfirmasi positif sebelumnya,” terang Dewi.

Selain tambahan kasus baru, pihaknya juga menginformasikan adanya 8 pasien telah dinyatakan sembuh. Adapun sampai saat ini dari 190 kasus yang terjadi, tercatat 171 kasus di Gunungkidul telah sembuh. Menurut rasio, angka kesembuhan COVID-19 di Gunungkidul saat ini mencapai 90 persen.

“Masih ada 15 kasus dalam perawatan. Di Gunungkidul ada 4 kasus meninggal dunia dengan status positif COVID-19,” kata Dewi. (Kandar)

Komentar

Komentar