Demokrat Akui Popularitas AHY Kalah dengan Ganjar, Prabowo dan Anies

oleh -
Ketua Bapilu Partai Demokrat, Andi Arief. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Partai Demokrat tidak menutup kemungkinan melakukan komunikasi politik dengan partai manapun, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) jelang Pemilu 2024. Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Andi Arief saat mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung ke Gunungkidul, Kamis (30/6/2022).

Presiden ke 6 RI, SBY berkunjung ke Gunungkidul dalam rangka membersamai klub bola voli miliknya, Bogor Lavani melakukan pertandingan persahabatan melawan tim Ganeksa dari Gunungkidul.

Disela pertandingan, Andi Arief mengutarakan, yang terbaru Demokrat menjalin komunikasi politik secara intens dengan Nasdem dan PKS.

“Komunikasi dengan PDIP sebenarnya hanya butuh momentum yang tepat saja. Sebelumnya tahun lalu antar petinggi sudah menjalin komunikasi, Ketum Demokrat AHY dengan Ibu Puan langsung ketemu di DPR RI,” terang Andi.

Dia mengklaim dari berbagai hasil survei, eksistensi Demokrat dinilai lumayan. Dia mengartikan, hasil survei menunjukkan tanda-tanda
Demokrat punya peluang pada Pemilu mendatang. Demokrat kembali dipercaya masyarakat untuk mengawal perubahan dan perbaikan di negeri ini.

Dia menegaskan, kemungkinan koalisi dengan partai manapun bisa terjadi. Komunikasi dengan banyak Ketua Umum (Ketum) parpol pun pernah ditempuh.

Selain intens dengan Nasdem dan PKS, pernah pula dijalin komunikasi dengan Prabowo dan Cak Imin.

“Sudah ada kesepahaman dengan beliau, bahwa Indoneisa butuh perubahan dan sebagainya. Demikian juga komunikasi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), bahkan dengan Golkar kita yang pertama kali, termasuk PAN dan PPP,” ungkap Andi.

Arif yakin bahwa PDIP pun tak akan menutup diri. Terbukti, koalisi di tingkat daerah pada Pilkada sebelumnya kerjasama terbesar justru dengan PDIP.

Ditanya soal Capres, Demokrat masih menunggu bulan Maret tahun depan. Sebab, kehendak rakyat belum bisa disimpulkan sekarang. Diakui, AHY belum masuk 3 besar nama yang banyak disebut sebagai Calon Presiden (Capres). Tiga nama teratas ada nama Ganjar Pranowo, Prabowo, dan Anies Baswedan. Sementara AHY, Ridwal Kamil dan lainnya ada diurutan 4,5,6 dan seterusnya.

“Menyongsong Pemilu yang jelas Demokrat akan berkoalisi dengan partai manapun yang menginginkan dan sepakat terjadi perubahan dan perbaikan. Komunikasi kami dengan nama-nama yang digadang jadi Capres juga sangat baik,” tandas Andi.

Andi tegas menolak saat ditanya perihal tour klub Voli milik SBY merupakan agenda politik. Pertandingan Bogor Lavani di berbagai kota di Jawa merupakan upaya menggelorakan keolahragaan utamanya bola voli.

Sebagaimana pengakuan Andi, SBY saat bertemu awak media sebatas menyampaikan soal olahraga dan klub miliknya.

“Kami berharap Lavani mampu mempertahankan gelar Juara Proliga tahun depan,” kata SBY saat ditanya target Lavani tahun depan.

SBY merendah, klub Bogor Lavani bukan klub luar biasa. Namun, berkat berlatih dengan benar, diantaranya skill, fisik serta mental sehingga bisa memenangkan Proliga. Dia mengaku timnya pun masih banyak kekurangan.

SBY berpesan, Pemerintah Daerah maupun komunitas olahraha, juga KONI perlu terus mendorong atlet dan talenta lokal agar semakin berkembang. (Kandar)

ucapan nataru pemkab
Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar