Dari 18 Kecamatan Baru 2 Kecamatan Selesaikan APBDes

oleh -
Siswanto. Foto : Kandar
iklan dispar
Siswanto. Foto : Kandar
Siswanto. Foto : Kandar

WONOSARI, (KH) — Terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), sosialisasi tentang UU Desa, pelatihan, dan bimbingan teknis (Bimtek) telah disampaikan kepada Kepala Desa beserta perangkat desa.  Harapannya APBDes dapat segera diselesaikan, Demikian disampaikan Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Kab. gunungkidul  ketika ditemui di kantornya.

“Hingga Januari 2015 kita menunggu aksi dari desa. Sebagai persiapan di Tahun 2015 telah diterbitkan tiga buah Peraturan Bupati (Perbup). Saat ini dari 18 kecamatan baru 2 kecamatan yang telah menyelesaikan APBDes dan menyerahkannya kepada kami,” Jelas Siswanto, Kamis, (15/1/2015).Dua Kecamatan tersebut, Kecamatan Ponjong dan Purwosari. Meski demikian, dirinya yakin bahwa desa yang lain masih sedang berproses, baik dalam tahap penyusunan di tingkat desa bersama lembaga desa atau evaluasi di tingkat kecamatan.

Tiga Peraturan Bupati yang terbit meliputi Perbup No 47  Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan APBDes, Perbup No 58 Tahun 2014 tentang Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat desa, dan Perbup No 1 Tahun 2015 tentang Anggaran Dana Desa (ADD).

Menurut penuturan Siswanto, salah satu kendalanya masih adanya penafsiran yang beragam terhadap pedoman APBDes yang baru oleh pamong desa. Selain itu, adanya perubahan terkait teknis Siltap perangkat desa. Kalau tahun lalu melalui pengajuan permohonan, saat ini diatur masuk kedalam komponen ADD.

Siswanto menambahkan, secara terus menerus pihaknya akan melakukan pendampingan. Bahkan, melalui kegiatan Bimtek lagi dengan harapan membuka wacana dan pemahaman sehingga memperlancar proses penyusunan.

 “Mindsetnya Pemerintah desa itu jangan seperti kemaren, APBDes harus Sinkron dengan RPJMDes. Desa harus benar-benar mengenali potensi masing-masing, sehingga arah dana nanti dapat terserap secara efektif. Apakah sektor wisata, pertanian dan lainnya, Dengan harapan potensi-potensi tersebut menjadi hal yang riil,” pungkasnya. (Kandar/Tty)

Komentar

Komentar