DAHSYAT: Festival Olahan Lokal Atasi Stunting

oleh -
Stunting
Festival olahan lokal murah dan mudah sebagai asupan pencegah stunting. (KH)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Festival Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSYAT) dan bazar produk Kampung KB diselenggarakan oleh Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Sosial, bekerja sama dengan panitia Hari Kartini, Tim Penggerak (TP) PKK Gunungkidul dan DPMKP2KB Gunungkidul.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kartini ke-143 yang bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan, Kaluruhan, dan Pengendalian Penduduk Berencana, Rabu, (11/05/2022).

Ketua panitia peringatan Hari Kartini, Asti Wijayanti menyampaikan penyelenggaraan festival menjadi bagian upaya dalam rangka pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting terutama dari keluarga kurang mampu.

“Selain itu juga untuk mengenalkan makanan yang sehat dan tidak mahal bagi penanganan stunting serta dengan bahan olahan yang bisa didapatkan di lingkungan sekitar,” terang Asti disela agenda.

Asti Wijayanti berharap dengan terselenggaranya Festival DAHSYAT juga menjadi media edukasi dan penyuluhan bahwa pemenuhan gizi itu penting dalam rangka pengendalian stunting di Gunungkidul.

“Banyak ragam makanan yang sehat dan tidak mahal bisa dibuat Gunungkidul, bahannya juga mudah didapatkan di lingkungan sekitar,” tandas Asti.

Festival DAHSYAT ini diikuti oleh 36 kelompok kampung KB di Kabupaten Gunungkidul. Di hadiri oleh Ketua TP PKK Gunungkidul Hj Diah Sunaryanta. Selain itu turut hadir juga lurah dari setiap kelompok kampung KB yang turut memeriahkan kegiatan Festival DAHSYAT.

Selain Festival DAHSYAT, juga ada bazaar produk Kampung KB yang menyajikan beragam produk lokal buatan Kampung KB seperti apem jumbo, kerjainan tangan tambir, caping, dan jamu kesehatan. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar