COVID Gunungkidul: Dua Hari Tambah 20 Kasus, Diantaranya Anak Tertular Saat Sekolah

oleh -
covid-19
ilustrasi.

WONOSARI, (KH),– Penularan Covid19 di Gunungkidul masih terus terjadi. Angka kenaikannya tergolong tinggi. Dalam dua hari terakhir, 23-24 November 2020 terdapat penambahan sebanyak 20 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty merinci, untuk Hari Senin, (23/11) terdapat 14 kasus baru. Diantaranya dialami pelajar. Pelajar asal Kapanewon Patuk ini tertular saat masuk sekolah.

“Ada dua anak sekolah yang tertular. Siswa yang tertular terdiri dari laki-laki dan perempuan dari Kapanewon Patuk, riwayat kontak dengan guru yang terkonfirmasi positif,” terang Dewi, Selasa (24/11).

Sementara itu, pada hari ini, Selasa (24/11) terjadi penambahan sebanyak 6 kasus baru. Penambahan kasus tersebut muncul setelah dilakukan screening pegawai dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Dewi mengungkapkan, terjadinya penularan yang tinggi ini mengindikasikan tidak optimalnya penerapan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas.

“Begitu juga dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Jika nanti akan buka maka pelaksanaan protokol harus ketat,” tandas Dewi.

Berdasar data yang dihimpun, saat ini masih terdapat 67 pasien Covid19 asal Gunungkidul. Diantaranya dirawat di RSUD Wonosari, RSUD Saptosari, RS Panti Rapih, RS Bethesda RS Bagas Waras Klaten, RSST Klaten, RS Hardjolukito dan RSA UGM. Bahkan sebagian ada juga yang isolasi mandiri.

Dari total sebanyak 431 kasus 349 diantaranya dinyatakan bebas atau sembuh. Sementara itu kasus kematian warga dengan status positif Covid19 ada 15 kejadian.

“Saat ini masih ada 161 spesimen dalam proses uji lab,” tukas dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar