Beri Diskon 30% ‘Peduli Dampak Covid-19’, Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil, Bukan Buntung Justru Untung

oleh -
kuliner
Annisa Nur dan Ragil Turatmi di depan Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil 1 yang beralamatkan di Jl. Bantul No.303, Dongkelan, Pangungharjo, Sewon, Bantul, Daerah Instimewa Yogyakarta 55188. (dok. Annisa)

BANTUL, (KH),– Pandemi COVID-19 belum usai. Saat ini semua sektor industri atau usaha masih terdampak. Hampir semua usaha mengalami penurunan omset penjualan. Bahkan karena takut rugi, banyak usaha yang gulung tikar.

Dampak COVID-19 juga dirasakan Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil yang berada di Jl. Bantul No.303, Dongkelan, Pangungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Namun dampaknya terhadap omset penjualan tidak begitu terasa. Ragil Turatmi selaku pemilik Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil menyebut bahwa dampak COVID-19 sedikit terasa saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan. Karena, banyak akses jalan di Yogyakarta yang ditutup.

“Sebenarnya tidak begitu terasa, cuma kemarin pas PPKM karena jalan yang di Ring Road itu disekat ya kena dampak sedikit, tapi ya tidak apa-apa. Kita berpikirnya masih banyak waktu untuk kembali normal. Jadi bagi saya tidak masalah memang terdampak. Tapi, cuma sedikit,” kata Ragil Turatmi, Rabu (08/09/2021).

Bertahannya Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil selama pandemi tidak terlepas dari upaya dan niat baik dari Ragil Turatmi yang berani mengambil langkah menerapkan diskon 30% sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19. Diskon 30% diberikan untuk semua menu makanan yang dijual tanpa terkecuali. Ragil Turatmi yakin bahwa niat baiknya akan membuahkan hasil yang baik pula.

“Katakanlah mau beli 10 bungkus, kalau saya tidak diskon udah Rp100.000 setelah didiskon jadi Rp 70.000. Sekarang yang namanya uang RP30.000 itu sangat berguna bagi orang yang dengan perekonomian menengah ke bawah. Dengan uang Rp30.000 bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lain. Alhamdulilah, berkat doa orang banyak bisa barokahlah, keyakinan saya yang namanya orang bersedekah itu tidak akan menjadi mlarat. Insyaallah untuk rejeki malah lebih berlimpah,” tutur Ragil Turatmi.

Benar saja, setelah diberlakukan diskon 30% volume penjualan bisa meningkat pesat. Diawal Pandemi COVID-19 pernah sehari bisa mencapai ribuan porsi. Tidak hanya itu, Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil bahkan membuka 3 cabang disaat pandemi.

“Meningkat, dulu di Dongkelan itu katakanlah sehari paling 200 porsi, pernah diawal-awal itu sampai ribuan porsi lakunya. Iya jadi meningkat pesat. Selama pandemi saya bisa buka 3 cabang lagi,” ujar Ragil Turatmi.

Diskon 30% sudah diberlakukan sejak tanggal 26 Juni 2020. Bakso-Soto-Mie Ayam Mbak Ragil lebih berfokus pada volume penjualan. Bukan harga satuan tiap menu. Diskon 30% dibuat tanpa mengurangi porsi maupun rasa. Diskon 30% diniatkan memang tulus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Ya, biarpun diskon 30% tidak mengurangi porsi, rasa, dan lain-lain, jadi tetep sama penyajian saya disaat tidak diskon. Yang saya kerjar bukan satu mangkok itu berapa rupiah, tapi yang saya kejar volumenya. Jadi biarpun dapat sedikit karena volumenya banyak, Insyallah bisa ketutup. Dan saya pun yakin dengan niat yang tulus Insyaallah mendapat ridho dari Allah dan yang saya dapatkan menjadi berkah,” tukas dia.

Penulis: Annisa Nur dan Ignatius Soni Kurniawan (Universitas Sarjanawiata Tamansiswa)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar