Bahaya Ubur-ubur Pantai Selatan

oleh -
Ilustrasi
iklan dispar

WONOSARI,kabarhandayani,–Jika Anda hendak mengisi liburan dengan berwisata di pantai selatan, hendaknya berhati-hati terhadap ubur ubur. Udara dingin yang terjadi di laut telah membuat ubur-ubur naik ke permukaan.
Tak jarang ditemukan ubur-ubur yang terbawa ombak hingga sampai di bibir pantai. Hal ini sangat membahayakan bagi para Wisatawan yang sering mandi atau berenang di laut. Oleh karena itu, SAR SATLINMAS Wilayah II pantai Baron mengantisipasi hal-hal yang membahayakan wisatawan dengan memasang spanduk.
Marjono, Koordinator SAR SATLINMAS Wilayah II pantai Baron mengatakan, pemasangan spanduk ini dilakukan sebagai salah satu langkah antisipasi kecelakaan wisatawan saat berlibur ke pantai baron dan kukup. “Agar wisatawan selalu ingat dengan keselamatan, maka kami memasang spanduk-spanduk ini,” katanya, Sabtu (26/7/14).
Marjono menjelaskan, kemunculan ubur-ubur api memang telah menjadi kewaspadaan bagi warga maupun nelayan setempat. Sejauh ini memang belum ditemukan kasus kematian akibat sengatan hewan tersebut. mesikupun demikian, dampak yang diakibatkan sengatan hewan tersebut bisa berakibat fatal.
Kepada KH, ia menambahkan bekas sengatan biasanya meninggalkan bengkak. Jika kondisi badan cukup kuat keluhan yang muncul, hanya rasa gatal. Namun jika stamina sedang kurang fit, korban dapat menderita demam, sesak nafas, dan berujung pingsan. “Sakitnya sampai ke ulu hati,” jelasnya.
Saat ini, terang Hermawan yang juga dikenal sebagai petugas life guard, hewan-hewan tersebut bergerombol di tengah laut. Mereka berada antara 3 hingga 5 mil laut dari bibir pantai dan kemungkinan terbawa ombak ke pinggir jika ada tiupan angin.
Guna mengantisipasi serangan ubur-ubur, tim SAR SATLINMAS Wilayah II pantai Baron memberikan intruksi kepada life guard untuk berjaga di pinggir pantai sepanjang libur lebaran. “Nantinya di setiap pantai akan dijaga 10 personil guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Marjono.
Ia menambahkan, jika masyarakat melihat ubur-ubur tersebut, pengunjung dapat melaporkan kepada petugas-petugas yang berada di lapangan. Sejumlah petugas medis lengkap juga disiagakan dengan obat-obatan yang dibutuhkan. “Jangan sekali-kali memegang hewan tersebut karena sengatan sangat berbahaya.Segera laporkan ke petugas jika ada pengunjung yang terkena sengatan agar dapat mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.(Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar